Tips Mengembangkan Skill di Dalam Dirimu Menjadi Global Skills

Global skills adalah berbagai kemampuan atau skills yang dibutuhkan di era globalisasi. Semakin tipis dan tidak relevannya batas-batas politis, nasional, ekonomi, dan budaya menjadi ciri era globalisasi. Tingkat ketergantungan ekonomi antarnegara dan wilayah semakin tinggi sehingga perbedaan budaya dalam masyarakat menjadi isu-isu sentral dalam bisnis.

Beberapa orang mengartikan global skills secara khusus sebagai kemampuan berbahasa asing atau pengetahuan akan kebudayaan asing. Mungkin itu benar, tetapi global skills memiliki pengertian yang lebih dari itu. Ketika Anda menghabiskan waktu di luar negeri dan membaurkan diri dalam kebudayaan lain, Anda tidak hanya belajar mengenai budaya dan bahasa orang lain, tetapi juga belajar mengenai diri Anda sendiri.

Anda mungkin akan belajar beradaptasi dan menjadi fleksibel dalam situasi baru itu, atau belajar mendengarkan terlebih dahulu, mencoba memahami, baru bertindak. Di lain waktu, Anda belajar bahwa komunikasi lebih dari sekadar kata-kata yang terucap. Pelajaran berharga berikutnya yang Anda dapatkan bisa jadi mengenai cara baru untuk sesuatu yang baru bukan sesuatu yang buruk untuk dicoba. Dengan kata lain, Anda melakukan sesuatu yang berbeda dari kebiasaan yang selama ini Anda lakukan.

Global skills bukan hanya untuk mereka yang bepergian ke luar negeri atau yang bergaul secara internasional, namun menjadi syarat bagi semua orang yang hidup dalam dunia kerja. Saat ini, Anda dan semua pekerja di muka bumi ini akan saling bekerja sama meski berasal dari latar belakang berbeda, tidak peduli pula apakah Anda dan mereka berasal dari satu negara atau berbeda negara. Oleh karena itu, begitu memasuki dunia kerja, Anda perlu memiliki kepercayaan diri, fleksibilitas, kemampuan beradaptasi, dan kemampuan bekerja sama dengan semua tipe orang. Ini jika Anda ingin berhasil dan meraih kesuksesan dalam pekerjaan.

Kebanyakan perusahaan berskala global akan mencari orang-orang yang dapat menerima perspektif global, yakni mereka yang dapat bekerja sama dalam tim yang berlatar multibudaya, multilokasi, dan multibidang. Pekerjaan dengan konteks globalmeme rlukan orang-orang yang memiliki kecerdasan, rasa ingin tahu yang tinggi, sensitif terhadap perbedaan budaya, serta tangkas dalam beradaptasi di berbagai situasi yang dihadapi, termasuk ketika harus bekerja sama dengan latar belakang budaya yang berbeda.

Maka, global skills yang diperlukan, antara lain:

  • Memiliki kemampuan berbahasa asing.
  • Luwes menyatu dengan orang-orang yang berbeda bahasa dan budaya.
  • Dapat beradaptasi dalam berbagai situasi.
  • Berpikiran terbuka dan memiliki rasa toleransi yang tinggi.
  • Memiliki sensitivitas terhadap nilai-nilai budaya.
  • Kemampuan menerima keberagaman.
  • Memiliki kecenderungan untuk mencari latar yang sama (diplomasi menghadapi konflik) dalam setiap situasi kompleks (rumit) yang dihadapi.

Kompetensi Personal

pexels.com

Ini adalah potensi di dalam diri Anda yang dapat digali dan dikembangkan untuk menjadi global skills:

  • Memiliki self awareness (kesadaran diri) dan/atau kecerdasan emosi.
  • Selalu lapar dan haus akan pengetahuan.
  • Jujur dan berintegritas.
  • Berpikiran terbuka.
  • Mampu beradaptasi/fleksibel.
  • Pola pikir berskala global.

3 Skill Kunci dalam Era Globalisasi

1.  Keterbukaan

Globalisasi datang membawa perubahan dalam kurun waktu yang singkat. Maka, skill pertama yang dibutuhkan adalah keterbukaan; keterbukaan pada perkembangan baru, perubahan, pengaruh-pengaruh, dan pelajaran baru.

2. Fleksibilitas

Fleksibel dalam menerima perubahan dan mampu mengatasi perubahan. Anda perlu belajar bahwa Anda harus belajar secara terus-menerus dan merangkul proses pembelajaran tersebut sebagai sesuatu yang positif, yang membuat kehidupan Anda lebih menarik dan menantang.

3. Terbiasa dengan keberagaman (diversity).

Kemampuan ini perlu ditanamkan sejak kecil, kemudian perlu dipelihara di sekolah, di universitas, diterapkan dalam bisnis, pemerintahan, dan dalam kehidupan sosial Anda secara lebih luas.

10 Tugas Khusus bagi Pemimpin Berskala Global

  1. Bekerja sama dengan kolega dari negara lain.
  2. Berinteraksi dengan klien eksternal dari negara lain.
  3. Berinteraksi dengan klien internal dari negara lain.
  4. Menguasai dan berbicara dalam bahasa asing di tempat kerja.
  5. Mengontrol pekerja yang berkewarganegaraan asing.
  6. Membangun rencana strategi bisnis berbasis global untuk unitnya.
  7. Mengelola bujet berbasis global di dalam unitnya.
  8. Bernegosiasi dengan negara lain atau dengan orang-orang dari negara lain.
  9. Mengelola supplier dan vendor dari negara lain.
  10. Mengelola risiko berbasis global di dalam unitnya.

“Strength lies in differences, not in similarities.”

– Stephen R. Covey –

Tinggalkan Balasan