Tips dan Trik Cara Menghasilkan Uang di YouTube

YouTube merupakan platform website untuk berbagi video. YouTube didirikan pada tahun 2005 oleh tiga orang mantan pekerja PayPal. Mereka adalah Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim dibalik kesuksesan YouTube. Kantor YouTube terletak di San Bruno, California, Amerika. Mengenai teknologi, YouTube menggunakan Adobe Flash Video dan HTML5 untuk menampilkan berbagai macam konten video yang diupload oleh penggunanya.

Berdasarkan riset yang dipublikasikan oleh situs fortunelords.com yang berjudul “YouTube Facts, Figures and Statistics – 2018”, pengguna yang mengakses YouTube hingga kini diperkirakan lebih dari 1,300,000,000 orang. Jumlah durasi video yang diunggah tiap menitnya rata-rata 300 jam. Dalam satu hari saja diperkirakan ada 5 Milyar video yang sedang ditonton. Lebih dari setengah jumlah penontonnya menggunakan perangkat mobile semacam smartphone untuk menyaksikan tayangan video.

Dikutip dari situs resmi Google yaitu “think with Google”, hingga akhir tahun lalu, sebanyak 6 dari 10 orang memilih menonton video secara online dibandingkan menonton tv kabel. Apakah kamu menyadarinya? bahkan stasiun televisi kembali mengunggah tayangannya pada saluran YouTube yang mereka miliki.

Ini berarti popularitas atau jumlah pasar YouTube besar, dan bahkan bisa diperkirakan akan terus menerus meningkat. Jadi, ini momen yang tepat bagi kamu untuk memulai usahamu sebagai YouTuber. Cisco, sebuah perangkat provider jaringan, memprediksi pada tahun 2021 mendatang akan ada sebanyak 82% trafik Internet dunia akan terpakai untuk menikmati konten video.

Tips Menjadi YouTuber Sukses

1. Membuat YouTube Channel

Langkah ini adalah langkah pertama yang tak boleh kamu lewatkan. Buatlah akun terlebih dahulu di YouTube jika kamu belum memilikinya. Coba sign in ke YouTube (kamu bisa menggunakan akun Google untuk masuk dan mendaftar, dibandingkan mengisi semua data form lagi dari awal). Lalu buatlah channel kamu. Pikirkan nama apa yang menarik bagi saluran YouTube kamu dan bagaimana konsep saluran kamu, bagaimana tema atau karakter channel kamu yang membedakannya dengan channel atau saluran YouTube sejenis.

2. Monetisasi YouTube Channel

Coba sign in ke akun YouTube kamu, pilih menu “account information” yang terletak di sebelah kanan atas dan klik “Creator Studio”. Kemudian, pada menu di sebelah kiri, pilih “Channel” dan klik “Status and features”. Akhirnya, pilih “Enable Monetisation”. Kemudian setujui agreement yang ada.

3. Menyambungkan YouTube Channel ke AdSense

Setelah mengaktifkan monetisasi pada YouTube channel kamu, kamu perlu melakukan associate dan approved AdSense account kamu ke YouTube account kamu. Nantinya akan tersedia fitur YouTube Analytic yang dapat kamu gunakan untuk melakukan track penghasilan kamu, yang mana akan bisa terbayar hanya jika kamu melengkapi atau mengikuti YouTube payment threshold yang ada. Untuk mencairkan dana, Adsense akan memberikan pilihan metode pembayaran. Misalkan kamu pilih Western Union, nanti akan ada status pembayaran dll. Kamu coba simpan kode MTCN dan pergi ke Western Union (biasanya ada di Kantor Pos Indonesia). Bawalah fotocopy KTP, isi formulir yang disediakan dan cairkan uangnya di situ.

4. Mengoptimalkan Fungsi Monetisasi pada YouTube Channel

Untuk mengoptimalkan YouTube channel kamu, beberapa kriteria berikut perlu kamu penuhi atau ikuti:

  • Video harus user-friendly
  • Kontennya harus merupakan karya orisinil kamu agar dapat di-promote
  • Copyrighted videos yang kamu plagiasi dari internet tidak akan menghasilkan apa-apa jadi lebih baik urungkan niat kamu untuk melakukan plagiasi
  • Video kamu harus memerhatikan Terms of Service dan Community Guidelines yang telah dibuat oleh pihak YouTube
  • Sekalinya video kamu diaktifkan fungsi monetisasinya, beberapa iklan akan muncul di video kamu berikutnya

5. Melakukan Conversion Rate ke Product Page

Jika kamu bertanggung jawab untuk suatu perusahaan atau bisnis tertentu, kamu bisa menjadikan saluran YouTube kamu sebagai suatu kesempatan untuk meningkatkan conversion rate kamu. Buatlah konten yang menunjukkan betapa bagus dan menariknya produk yang ingin ditonjolkan lewat soft promotion. Kemudian buatlah link pada product page kamu di kolom deskripsi YouTube video kamu. Hal ini kerap kali dilakukan para vlogger yang ingin menjual sesuatu secara halus. Contohnya, pada video musik biasanya banyak di-shoot produk-produk tertentu yang dipakai oleh bintang utama atau penyanyinya.

6. Menjual Video di Website Penjualan Video

Kamu bisa juga menjual videomu di website komersial yang memberikan sarana untuk berjualan hasil karya videomu. Jadi, pada YouTube, kamu dapat mengupload tayangan berupa teaser dan mengarahkan penonton kamu untuk membayar jika ingin menonton versi lengkapnya di website tersebut.

7. Menarik Sponsorship

Jika kamu mengamati para YouTuber terkenal yang sukses di internet, kamu pasti tahu bahwa di hampir semua konten video YouTube mereka selalu ada unsur sponsorship dan advertisement. Dua aspek ini mereka manfaatkan untuk menghasilkan uang dari YouTube.

8. Melakukan Live Speaking untuk Meningkatkan Customer Engangement

Nantinya, jika kamu sudah memiliki fanbase atau fans yang cukup banyak, kamu dapat mengadakan meet dan greet. Kamu mungkin saja membuat jadwal yang rutin agar komunitas kamu bisa bertumbuh. Kegiatan ini dilakukan demi meningkatkan engangement kamu dengan para subscribers atau penonton setia kamu. Nantinya, kamu juga dapat menjual produk atau mempromosikan konten-konten lainnya pada saat acara berlangsung dan manfaatkan juga kesempatan ini untuk lebih mengenal siapa niche market/pasar kamu.

Jenis-jenis Konten Video YouTube yang Menghasilkan Uang

1. Tayangan Voice Over

Rekaman suara narasi kamu soal berbagai fakta menarik, komentarmu seputar berita terkini, pendapatmu soal film atau musik yang bisa berupa visual menarik sehingga videomu menarik untuk ditonton para pengguna YouTube.

2. Tayangan List

Tayangan ini memuat daftar yang menarik untuk ditonton secara visual. List yang kamu buat dapat berupa list soal apapun yang dapat dirangkum ke judul menarik semacam, “10 Knockout Terbaik Petinju Wanita UFC” atau “10 Penemuan Tanda-tanda Alien di bumi”. Videonya bisa memuat suara dengan gambar bergerak, atau tulisan dan kolase foto-foto.

3. Tayangan Tutorial

Tutorial berarti panduan untuk membuat atau melakukan sesuatu. Saat ini, sudah banyak video tutorial yang kita temukan di internet. Kamu yang gemar merias diri mungkin saja tertarik untuk melakukan prosesi merias wajah yang direkam untuk dibagikan di YouTube channel-mu. Atau, mungkin kamu ingin membuat video iseng soal cara membuat penangkal alien. Cobalah untuk kreatif untuk membuat tayangan yang atraktif, atau bahkan membuatnya viral!

4. Tayangan Unboxing

Pada dasarnya, secara psikis, manusia memiliki rasa keingintahuan yang sangat tinggi. Ini juga yang menyebabkan video-video unboxing sangat banyak dicari oleh pengguna YouTube. Mulai dari video Unboxing mainan anak hingga alat-alat teknologi bagi orang dewasa. Semua orang dari berbagai kalangan usia menyukai sensasi “membuka” sesuatu yang tersembunyi atau dibungkus. Sama seperti ketika Anda berbelanja dan mengeluarkan barang belanjaan Anda di rumah. Opini ini telah diteliti pada salah satu artikel yang dipublikasikan oleh MentalFloss.

5. Tayangan Ilustrasi

Saat ini, ada banyak sekali muncul tayangan edukasi yang dibuat dengan ilustrasi sangat menarik dan berkualitas luar biasa bagus. Pernah dengar channel YouTube Vox? Atau mungkin kamu yang tertarik untuk mengetahui teori-teori di berbagai bidang, pernah menonton CrashCourse? Konten-konten mereka bisa juga kamu buat dengan gaya ilustrasi dan penuturanmu sendiri.

Source: Dewaweb 

Tinggalkan Balasan