Menjadi Game Developer dengan Pendapatan Ratusan Juta Rupiah

Setiap hari kebutuhan hampir semua orang terus bertambah, termasuk kebutuhan akan hiburan. Sayangnya karena kesibukan ataupun kendala finansial tidak semua orang mampu memenuhi kebutuhan hiburannya dengan cara pergi berliburan. Salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan hiburan, khususnya bagi masyarakat perkotaan adalah dengan bermain game, baik PC game ada mobile game. Dengan bermain game dijadinya banyak orang untuk me-refresh pikirannya sejak dari kesibukan pekerjaan.

Tingginya kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat perkotaan akan game dapat menjadi peluang besar bagi kamu untuk menciptakan permainan baru yang digemari masyarakat. Profesi seperti itu dikenal sebagai game developer.

Bagaimana memulainya?

1. Pastikan kamu memiliki minat terhadap game

Untuk menjadi seorang game developer hal utama dan yang paling penting adalah kamu memiliki minat yang besar terhadap game. Bila suatu pekerjaan didasari atas kesukaan dan minat akan menjadi lebih mudah dalam menjalaninya meski kamu menemui rintangan.

2. Memiliki pemahaman tentang programming

Tugas utama seorang game developer adalah membuat game. Dalam membuat game ada banyak komponen yang hanya bisa dikerjaan dengan cara pemrograman. Untuk itu, pastikan kamu memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai pemrograman untuk game yang akan kamu buat. Setidaknya kamu harus memahami 6 macam pemrograman ini untuk menghasilkan game dengan kualitas baik, antara lain:

  • Pemrograman gameplay
  • Pemrograman game engine
  • Pemrograman graphics
  • Pemrograman physics
  • Pemrograman audio
  • Pemrograman user-interface

Lantas bagaimana jika kamu belum memahami tentang programming namun ingin membuat game? Ada dua altenatif yang bisa kamu pilih. Pertama, ikutilah kursus programming game seperti ggcampus.com. Kedua, buatlah game kamu dengan yang mengerti tentang programming game, jadikan dia partnermu.

3. Perluas networking

Sebagai calon seorang game developer, networking adalah hal penting yang harus kamu miliki dan kamu jaga. Maka perluaslah networking dengan bergabung dalam komunitas gamers. Kamu dapat meminta saran tentang game apa yang sebaiknya kamu buat. Selain itu, jika kamu sudah berhasil membuat game maka kamu meminta bantuan komunitas gamers untuk mencoba game buatanmu.

4. Tentukan jenis game yang akan kamu buat

Berdasakan perangkat kerasnya, game terbagi menjadi dua, yaitu PC game dan mobile game. Penting bagi kamu untuk menentukan game apa yang akan kamu buat untuk memudahkan proses pemrograman. Sebab antara PC game dan mobile game memiliki pemrograman yang agak berbeda.

5. Mulailah membuat game

Setelah semua persiapan selesai maka kamu bisa mulai membuat game. Tentukan terlebih dahulu konsep game yang akan kamu buat.

6. Sebarkan game yang telah kamu buat

Jika game sudah berhasil kamu buat pastikan kembali tidak ada kesalahan sebelum kamu menyebarkan game tersebut untuk digunakan orang lain. Kamu bisa menggunakan bantuan seorang game reviewer atau yang sering disebut game tester. Setelahnya kamu bisa menyebarkan game buatanmu.

Cara kerja game developer

  • Menjadi bagian dari industri kreatif seorang game developer juga tentu dituntut menjadi sosok kreatif sehingga nantinya dapat menciptakan games baru yang belum pernah ada.
  • Sebelum membuat game seorang game developer juga harus bisa menentukan pasar mana yang akan dia sasar. Hal ini untuk mempermudah game developer dalam membuat game yang sesuai dengan kebutuhan pasar yang disasar.
  • Membuat game bukanlah pekerjaan yang mudah, banyak komponen yang harus diperhatikan. Sayang tidak semua mampu membuat sebuah game seorang diri. Untuk itu kamu harus pikirkan apakah kamu sanggup menghasilkan game seorang diri? Jika kamu merasa tidak mampu mengerjakan beberapa bagian, ada baiknya kamu mencari partner untuk membantu dirimu membuat sebuah game. Sebab, memang kebanyakan game developer bekerja secara tim. Meskipun ada juga game developer indie yang bekerja sendiri.
  • Beranikan dirimu mencoba sesuatu yang baru. Misalnya software Meskipun kamu sudah menguasai software yang biasa kamu gunakan, tidak ada salahnya jika kamu mencoba software yang baru. Sebab mungkin saja software baru tersebut menyediakan fitur yang tidak ditemui di software lamamu.
  • Perbanyaklah mencoba games buatan orang lain. Kamu bisa saja mendapat ide baru dengan cara ini. Bahkan kamu bisa menggali kekurangan game tersebut dan memperbaikinya di game

Bagaimana Pendapatannya?

Penghasilan game developer akan sangat tergantung dari berbagai aspek, misalnya penjualan game kepada publisher game, penjualan merchandise, penjualan item game, pemasang iklan, penjualan aset-aset game seperti desain karakter dan lain sebagainya. Tidak ada angka pasti untuk penghasilan game developer.

Namun, berdasarkan survei game developer profesional di Amerika memiliki rata-rata penghasilan sebesar $85.733 per tahun. Sedangkan untuk Indonesia, game developer memiliki penghasilan $26.780 per tahun.

Kisah Sukses Tinker Games Dari Bandung Hingga ke Jepang

Sebuah startup developer games asal Bandung ini awalnya adalah tim yang dibentuk oleh mahasiswa ITB pada akhir 2011 untuk membuat game yang akan diikutsertakan dalam lomba “Nokia Feature Phone & Windows Phone”. Namun seiring berjalannya waktu, tim yang terdiri dari Panji Prakoso Sunariman, Karunia Ramadhan, Mohammad Zaki, dan Muhammad Ajie Santika akhirnya pada bulan Juli 2012 terbentuklah sebuat perusahaan bernama PT Tinkerindo Interaktif yang menaungi Tinker Games.

Keempatnya bahu-membahu untuk merintis Tinker Games, bahkan mereka rela mengeluarkan kocek pribadi dan menggunakan perangkat pribadi masing-masing untuk membangun Tinker Games sebelum akhirnya sebuah perusahaan venture development, Systec membantu mereka.

Hasil memang tidak akan pernah mengkhinati proses. Game pertama besutan Tinker Game, yakni Pig Rider berhasil menembus pasar Ovi Store, pasar aplikasi untuk ponsel Nokia pada 2012. Bahkan Pig Rider sudah diunduh lebih dari 70 ribu kali.

Setelah cukup sukses di Ovi Store, Tinker Games memberanikan diri merambah ke platform iOS dan Android. Inheritage: Boundary of Existence, salah satu game buatan Tinker Games akhirnya berhasil membuat mereka mendapat perhatian dari masyarakat Jepang.

Pasalnya, setelah Inheritage diluncurkan pada Mei 2013, studio pengembang game asal Jepang, Kakehashi Games menghubungi mereka untuk melokalisasi game tersebut ke dalam bahasa Jepang.

Permintaan itupun disetujui oleh Tinker Games. Inheritage pun mendapat tempat manis dihati gamers Jepang, bahkan banyak media besar Jepang seperti Famitsu App dan Yahoo Jepang yang meliput game karya Tinker Games ini. Kini omzet Tinker Games pun sudah mencapai angka ratusan juta rupiah.

Menjadi bagian dari industri kreatif seorang game developer juga tentu dituntut menjadi sosok kreatif sehingga nantinya dapat menciptakan games baru yang belum pernah ada.

Sebelum membuat game seorang game developer juga harus bisa menentukan pasar mana yang akan dia sasar. Hal ini untuk mempermudah game developer dalam membuat game yang sesuai dengan kebutuhan pasar yang disasar.

Membuat game bukanlah pekerjaan yang mudah, banyak komponen yang harus diperhatikan. Sayang tidak semua mampu membuat sebuah game seorang diri. Untuk itu kamu harus pikirkan apakah kamu sanggup menghasilkan game seorang diri? Jika kamu merasa tidak mampu mengerjakan beberapa bagian, ada baiknya kamu mencari partner untuk membantu dirimu membuat sebuah game. Sebab, memang kebanyakan game developer bekerja secara tim. Meskipun ada juga game developer indie yang bekerja sendiri.

Beranikan dirimu mencoba sesuatu yang baru. Misalnya software baru. Meskipun kamu sudah menguasai software yang biasa kamu gunakan, tidak ada salahnya jika kamu mencoba software yang baru. Sebab mungkin saja software baru tersebut menyediakan fitur yang tidak ditemui di software lamamu.

Source: 60 Cara Online Menghasilkan Uang Saat Weekend

Tinggalkan Balasan