Lakukan 7 Kebiasaan ini untuk Mencapai Kesuksesan Karier dan Cita-cita Anda

Banyak latihan yang bisa Anda bangun untuk mendapatkan self discipline. Beberapa hal berikut adalah hal-hal yang bisa Anda kembangkan.

  1. Tetapkan Sasaran

Hidup akan menjadi lebih bermakna kalau Anda menetapkan sasaran-sasaran yang dapat dicapai setiap periode tertentu. Tetapkanlah goal yang spesifik dan dapat Anda jangkau. Agar Anda bergerak terus ke sana, buatlah goal itu semenarik mungkin, sehingga Anda terinspirasi untuk mencapainya.

  1. Pelajari Aturan-aturannya

Setiap kali berhubungan dengan orang lain, maka Anda akan berhadapan dengan aturan-aturan, baik yang tertulis maupun tidak. Pelajarilah aturan-aturan itu dan bayarlah biayanya dengan pengorbanan-pengorbanan yang harus diberikan. Jangan paksakan aturan menurut kehendak sendiri, dan jangan tawar dengan standar pengorbanan yang rendah. Kalau Anda kalah, berlatihlah, perbaikilah terus menerus dengan penuh disiplin. Jangan percaya pada segala cara yang tidak etis, jalan pintas, atau mencari pembenarannya. Patuhi peraturannya dan ulangi dengan lebih elegan.

  1. Buang Perilaku Buruk

Setiap orang punya kebiasaan-kebiasaan buruk yang berasal dari keinginan mendapatkan kenikmatan dan mengindari berbagai ketidaknyamanan. Orang-orang yang ingin mendapatkan disiplin diri harus bisa mendeteksi kebiasaan-kebiasaan buruknya dan orang-orangnya, lalu perlahan-lahan membuangnya dengan mengubah sikap. Jika Anda terbiasa datang terlambat, ubahlah cara pandang Anda tentang waktu. Dengan mengubah cara pandang itu, Anda akan lebih menghargai waktu. Kalau Anda ingin mampu berbahasa asing, perbaikilah sikap Anda terhadap bangsa pemilik bahasa yang Anda pelajari. Dengan sikap positif, ikatan Anda terhadap perilaku buruk akan melemah dan lambat laun perilaku buruk itu akan hilang.

  1. Jadilah Manusia Bertanggung Jawab

Disiplin adalah cerminan perilaku manusia bertanggung jawab. Orang ini akan menjalankan segala amanah dengan penuh tanggung jawab dan tampak dari disiplinnya terhadap waktu dan komitmennya. Oleh karena itu, manusia yang memiliki disiplin diri akan mendapatkan kepercayaan yang besar dan akan bertumbuh kemampuan-kemampuan personalnya. Keterampilan, nama baik, dan pengetahuan adalah harta tak kelihatan (intangible) yang memiliki sifat:

  • Tidak dapat diperoleh dalam sekejap
  • Melekat pada diri manusia
  • Tidak dapat dibeli/direplikasi
  • Namun sekali diperoleh akan mudah diperluas.

Sama seperti seorang driver yang disiplin dan bertanggung jawab, ia akan mendapatkan kepercayaan-kepercayaan lainnya sehingga memudahkan pekerjaan dan pencapaian kemajuan. Semua itu berasal dari sikap seseorang yang berani bertanggung jawab.

  1. Manajemen Deadline

Disiplin juga tampak dari manajemen waktu yang dijalankan oleh seseorang. Orang-orang yang memiliki disiplin diri mengelola sebaik mungkin deadline atau batas waktu yang tidak dapat ditoleransi. Sebaliknya, banyak orang bekerja dengan sangat naif, seakan-akan kualitas atau pekerjaan itu lebih utama dari batas waktu. Namun begitu waktunya berakhir, ia belum juga bisa menyelesaikan dan ia berpikir waktu bisa dikompromikan. Pada kenyataannya, banyak hal bagus di dunia ini menjadi kehilangan makna karena tenggat waktu yang diberikan telah berlalu.

  1. Jadikanlah Gaya Hidup

Jadikanlah disiplin sebagai gaya hidup dan jangan biarkan hidup dalam kebiasaan-kebiasaan seperti:

  • Membuat alasan (making excuse). Ingatlah “alasan” yang Anda buat hanya penting untuk Anda, bukan untuk orang yang mendengarkan Anda.
  • Menunda-nunda pekerjaan. Kerjakanlah sesuatu sesegera mungkin. Jangan membiasakan diri baru bekerja menjelang batas waktu berakhir. Jika Anda baru mulai mengerjakan sesuatu menjelang waktu Anda berakhir, maka bila Anda menghadapi persoalan mendesak, Anda akan kehilangan kesempatan. Ingatlah, penerjun payung profesional sekalipun tidak akan terjun tanpa payung cadangan.
  • Bekerja tanpa prioritas. Dalam setiap aktivitas Anda akan selalu menemukan pekerjaan-pekerjaan yang harus didahulukan dan dapat disingkirkan. Dahulukanlah pekerjaan-pekerjaan yang berdampak besar dan membutuhkan pengorbanan yang besar, yang bila Anda abaikan, masa depan Anda terancam.
  1. Manajemen 3D: Do it, Delegate it, or Dump it!

Jika Anda mampu melakukannya, segeralah kerjakan (do it). Bila tidak bisa dan ada orang lain yang mampu mengerjakannya, aluhkan/delegasikanlah pekerjaan itu kepada orang lain (delegate it). Namun, bila Anda tidak mungkin melakukan itu, jangan ambil risiko untuk menerima pekerjaan itu. Tolaklah (dump it).

Banyak orang membiarkan hal-hal yang tak dapat dikerjakan berada dalam genggaman tangannya. Biasanya hal ini ditunda untuk dikerjakan sampai batas waktu yang tersedia habis dan ia tinggal dalam ketegangan-ketegangan diri, tidak dapat menjalankan misi yang dibebankan kepadanya. Seseorang dapat menyerah pekerjaannya pada orang lain yang lebih ahli dan mempunya waktu yang cukup (dan mau melakukannya), atau menolaknya dengan jujur dan terbuka.

Source: Self Driving (Rhenald Kasali)

Tinggalkan Balasan