Faktor Generasi Milenial Mampu Mengubah Tatanan Ekonomi, Gaya Hidup, Tatanan Sosial, dan Teknologi

Generasi Y atau seringkali disebut juga sebagai generasi milenial tidak dapat dimungkiri lagi akan membawa perubahan yang drastis dalam berbagai hal di dunia, yang akan memuncak antara 2020-2030. Dapat dipastikan, akan ada perubahan yang besar dalam ekonomi, gaya hidup, tatanan sosial, teknologi, dan sebagainya. Perubahan yang besar di masa depan oleh generasi ini merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari sehingga alih-alih menghindarinya, mungkin sebagai salah satu generasi Y, Anda seharusnya justru merangkul perubahan tersebut dan memanfaatkan berbagai perubahan yang terjadi tersebut untuk mencapai kesuksesan Anda secara personal maupun secara finansial.

Di Indonesia sendiri, kebangkitan generasi Y sudah mulai bisa dirasakan di lapangan kerja maupun di masyarakat. Bahkan manusia termuda generasi ini, yang lahir pada 1995 sudah mulai memasuki pasar tenaga kerja sebagai fresh graduate, sehingga boleh dikatakan bahwa mulai 2017 ini sampai dengan beberapa belas tahun ke depan adalah waktu bagi generasi Y untuk bisa bersinar dan menunjukan potensi mereka setidaknya sampai dengan generasi selanjutnya, yaitu generasi Z mengambil alih dominasi. Meskipun begitu, sangat prospek generasi Y ini, sebab dengan kombinasi kondisi ekonomi yang lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya, tingkat pendidikan yang lebih tinggi, dan jumlah populasi terbesar manusia pada usia produktif; ke depannya manusia generasi Y ini adalah generasi manusia yang akan memiliki pengaruh sangat besar terhadap berbagai hal. Boleh dikatakan bahwa mulai 2018 – 2030 mendatang adalah periode keemasan (golden period) dari para manusia generasi milenial ini.

Terdapat tiga hal yang akan mengalami perubahan drastis akibat dari dominasi generasi Y ini di masa depan dimana ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut.

1. Integrasi Teknologi dan Disruptive Technology

Hal ini berarti bahwa generasi Y akan mengubah persepsi masyarakat global terhadap penggunaan teknologi, sebab kedepannya korelasi keberhasilan suatu bisnis dengan keberhasilan bisnis tersebut mengintegrasikan teknologi dalam berbagai aspeknya akan semakin tinggi sehingga mau tidak mau perusahaan harus bisa menyesuaikan dengan keinginan para netizens yang mungkin juga menjadi kon sumen utama produk atau jasa mereka. Ini akan membuat suatu produk dapat memiliki akun social media yang baik, memiliki website yang jelas, mendahulukan kepraktisan, mengembangkan mobile apps dan sebagainya. Untuk disruptive technology  setidaknya untuk beberapa tahun ke depan masih akan terdapat banyak sekali disruptive technology yang bermunculan, baik di Indonesia maupun di dunia, yang berasal dari perubahan preferensi masyarakat yang serba konvensional menjadi serba digital.

2. Metode Kerja dan Enterpreneurship

Bagaimanapun, dapat dipastikan bahwa salah satu pengaruh terbesar generasi Y ini adalah kontribusi mereka di dunia kerja, sebab seluruh generasi Y ini berada di usia produktif dan memiliki jumlah yang banyak. Maka, suatu perusahaan harus beradaptasi juga dengan pola pikir dan etos kerja karyawan generasi milenial ini yang cenderung menginginkan promosi yang cepat, menyukai tantangan dalam bekerja, dan sebagainya. Untuk entrepreneurship, kemauan para manusia generasi Y ini untuk memiliki bisnis sendiri lebih besar dibandingkan dengan generasi pendahulu mereka dimana bisa terlihat dari banyaknya start-up yang bermunculan di Indonesia maupun di dunia beberapa tahun belakangan ini, terutama untuk start-up berbasis teknologi (tech-based start-ups).

Di Indonesia sendiri, pemerintah sangat akomodatif seputar entrepreneurship, terlihat dari berbagai kebijakan ekonomi pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kemudahan berbisnis di Indonesia dan juga subsidi untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) sehingga tidak mengejutkan apabila ke depannya akan banyak sekali perusahaan start-up baru.

3. Gaya Hidup & Finansial

Salah satu perubahan signifikan yang dibawa oleh generasi ini adalah perubahan preferensi gaya hidup dan persepsi terhadap hal-hal seputar finansial. Untuk gaya hidup, generasi milenial ini lebih mengutamakan faktor kepraktisan di atas segalanya dalam sebuah pengambilan keputusan. Misalnya, generasi ini akan lebih memilih membeli apartemen di tengah kota daripada membeli sebuah rumah tapak di pinggiran kota (suburb) apabila hal tersebut memudahkan mereka untuk mencapai tempat kerja, mereka juga memilih tempat tinggal yang memiliki fasilitas memadai, seperti kolam renang ataupun tempat kebugaran (gym), dekat dengan pusat perbelanjaan, dan sebagainya.

Karena itu, faktor kepraktisan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan gaya hidup manusia generasi Y ini. Perihal finansial, generasi ini lebih sadar akan pentingnya merencanakan keuangan dalam hidup mereka walaupun mungkin sebagian dari generasi ini tidak mengerti dengan benar langkah-langkah yang harus mereka ambil untuk bisa mewujudkan tujuan hidup mereka. Banyak manusia generasi milenial ini yang kemudian mencari seseo rang atau sesuatu yang bisa membantu mereka untuk memahami prinsip-prinsip dasar dari perencanaan keuangan personal, seperti investasi maupun proteksi yang bertujuan untuk meningkatkan probabilitas keberhasilan mereka dalam meraih financial freedom di usia yang tergolong muda.

Tentu saja, perubahan-perubahan lain yang diakibatkan oleh dominasi generasi Y di masyarakat akan memberikan dampak positif maupun negatif terhadap suatu golongan secara spesifik sehingga diperlukanlah sebuah persiapan yang matang bagi mereka untuk bisa beradaptasi terhadap perubahan yang dibawa oleh para generasi milenial ini, terutama untuk faktor disruptive technology. Meskipun begitu, tidak ada jaminan bahwa Anda sebagai generasi Y akan sukses di masa depan dikarenakan ketatnya tingkat persaingan yang ada dari generasi pendahulu Anda maupun dari sesama generasi Y sehingga Anda sebaiknya terus mengembangkan tingkat kompetensi Anda agar bisa selalu kompetitif di tengah-tengah ketatnya persaingan akibat fenomena globalisasi.

Untuk bisa meraih kesuksesan baik secara personal maupun secara finansial bagi generasi milenial ini sendiri, tentu tidak akan mudah; diperlukan sebuah usaha yang luar biasa untuk bisa mewujudkan semua yang Anda inginkan dalam hidup ini. Bagi Anda manusia yang lahir pada generasi Y, beberapa tahun kedepan adalah periode pembuktian bahwa julukan generasi milenial yang disematkan pada generasi ini bukan hanya sekedar julukan namun merupakan perwujudan sejati dari harapan yang ditaruh pada manusia yang lahir dan besar pada dua zaman yang berbeda ini untuk bisa mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Sumber: Millennial Finance

Tinggalkan Balasan