Di Mana Mencari Lowongan Pekerjaan?

Di mana harus mencari pekerjaan? Dahulu, orang memeriksa kolom lowongan pekerjaan yang dimuat dalam berbagai surat kabar, khususnya surat kabar yang terbit dihari Sabtu dan Minggu. Saat ini, banyak orang lebih senang menggunakan pencarian lowongan pekerjaan melalui internet. Sudah banyak perusahaan dan organisasi yang memanfaatkan internet untuk mengiklankan lowongan kerja, bahkan ada banyak situs lowongan kerja, tempat para pencari kerja menemukan ribuan lowongan kerja, dan sebaliknya. Inilah tempat para perekrut dari berbagai perusahaan menemukan orang-orang yang mereka butuhkan demi mengisi posisi yang tersedia di perusahaan mereka.

Sebagian orang beruntung mendapatkan pekerjaan melalui pencarian di Internet. Sebagian lainnya terpaksa duduk selama berjam-jam di depan komputer demi mendapatkan satu lowongan yang sesuai dengan minat mereka, kemudian mengirimkan lamaran kerja, namun tidak kunjung mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencari pekerjaan. Pencarian di Internet merupakan salah satu cara yang mudah dan praktis, tetapi juga memiliki banyak kelemahan karena ada jutaan pesaing yang memperebutkan satu posisi yang sama. Bagi Anda yang beralih profesi, cara ini cukup menyulitkan.

Ahli-ahli dalam bidang karier dan profesi memberi nasihat bahwa dalam mencari kerja, terutama bagi yang beralih profesi, yang pertama-tama Anda cari bukan pekerjaan, melainkan orang. Modal Anda adalah orang-orang yang Anda kenal, orang-orang di dalam network Anda, serta orang-orang yang mengenal Anda (sekaligus juga mengetahui kemampuan dan keahlian Anda). Mereka akan lebih potensial bagi Anda untuk mendapatkan pekerjaan baru sesuai yang Anda impikan.

Bagaimana Caranya?

  1. Mencari dalam Network dan Membangun Koneksi

Di dalam network Anda yang ada sekarang kemungkinan ada tiga pekerjaan yang cocok untuk Anda, tapi orang yang dapat menolong membukakan pintu atas pekerjaan itu belum tahu mengenai kemampuan Anda. Oleh karena itu, Anda perlu mengetuk pintunya. Anda bisa mulai dengan membuat daftar nama semua orang yang Anda kenal, mulai dari kontak nomor telepon atau alamat email yang ada di smartphone Anda.

Kemudian pilih tiga nama yang belum pernah berkomunikasi dengan Anda satu tahun terakhir atau lebih. Ajaklah salah satu dari mereka untuk ngopi atau makan siang. Percakapan saat ngopi atau makan siang ini akan membawa Anda pada informasi pekerjaan yang Anda butuhkan. Anda juga bisa memilih 15-20 nama yang paling berpengaruh dalam network yang Anda miliki dan pikirkan cara terbaik untuk memperkuat hubungan dengan mereka.

  1. Hubungi Teman-teman Satu Alumni

Beberapa tahun terakhir, sejak media sosial booming, setiap orang yang sudah tidak menjalin hubungan selepas masa sekolah atau kuliah, akhirnya mulai menjalin hubungan kembali. Banyak yang mengadakan reuni dengan teman-teman satu sekolah atau satu angkatan saat kuliah. Jadikan itu sebagai kesempatan untuk memperluas networking. Kalaupun tidak ada reuni yang diadakan pada tahun ini, Anda bisa mencari dan menghubungi teman-teman alumni (yang tinggal di satu wilayah atau kota dengan Anda) demi terjalin kembali hubungan yang sempat terputus. Anda bisa mencari mereka melalui Facebook atau LinkedIn. Tambahkan tiga alumni baru per minggu demi memperluas dan memperbesar networking. Akan lebih bagus lagi kalau mereka berada pada bidang pekerjaan yang sama dengan pekerjaan yang sedang Anda incar.

  1. Menghadiri Berbagai Acara (Events)

Acara yang diadakan organisasi-organisasi profesional, bahkan acara-acara amal, merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperbesar network dan memperluas jaringan koneksi. Anda bisa mencoba berbicara paling tidak dengan satu orang yang belum pernah Anda temui sebelumnya. Cari informasi mengenai siapa saja yang akan hadir sehingga Anda bisa mempersiapkan diri untuk berkomunikasi kembali dengan orang-orang tersebut saat hadir di acara itu. Dengan tidak memberi kesan memaksa, Anda bisa mencari alasan untuk bertemu lagi demi mendapatkan referensi serta informasi mengenai lowongan pekerjaan yang tersedia.

  1. Memaksimalkan Efek LinkedIn

LinkedIn cukup berbeda dengan situs-situs pencarian lowongan kerja. LinkedIn lebih powerful karena di sana Anda langsung terhubung dengan orang-orang pada bidang atau latar belakang yang sama. Anda bisa menggunakan alat pencarian di situs itu berdasarkan bidang profesi, kualifikasi, universitas, atau area ketertarikan Anda. Contoh, Anda mengincar pekerjaan sebagai seorang analis produk alumunium. Anda lalu menetapkan tujuan untuk terhubung dengan para petinggi dan HRD di industri ini, dalam wilayah negara Anda juga di seluruh negara-negara ASEAN. Anda bisa menyusun target seperti, “Diakhir Juli, saya sudah terhubung dengan semua manajer untuk produk alumunium pada industri pertambangan di wilayah Jakarta dan Kalimantan.

  1. Menghubungi Headhunters

Ada beberapa pekerjaan atau posisi yang tidak pernah diiklankan dan tidak pernah Anda dengar sedang membuka lowongan. Profesional yang sudah pada tingkat senior biasanya direkrut secara ekslusif melalui rekomendasi atau oleh headhunters. Bila menggunakan jasa headhunters, Anda perlu memilih dengan berhati-hati. Pilihlah beberapa (tidak lebih dari lima) yang Anda percaya dan lakukan follow up.

Source: SEGERA RESIGN & MULAI BISNIS!

Tinggalkan Balasan