8 Langkah Menjadi Programmer Aplikasi yang Profesional

Kita mengenal dan menggunakan banyak sekali aplikasi. Dari banyaknya aplikasi tersebut pasti kita pernah mengalami eror. Siapa yang memastikan dan meminimalisasi sebuah aplikasi untuk tidak eror? Dia adalah programmer aplikasi.

Selain kedua tugas tersebut, biasanya seorang programmer direkrut untuk menciptakan sebuah aplikasi. Di zaman seperti ini, tidak memungkiri untuk seorang programmer aplikasi bekerja secara freelance. Mereka tidak harus bekerja secara tetap di sebuah perusahaan. Beberapa perusahaan pun lebih baik mencari seorang programmer lepas untuk meminimalisasi biaya.

Langkah Menjadi Programmer Aplikasi

1. Mengetahui Seluk-Beluk OS

Di dunia ini ada beberapa OS yang eksis, yaitu iOs, Android, Blackberry, dan Windows Phone. Keempat OS tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Seperti OS Android yang lebih terbuka dibandingkan dengan iOs. Kamu harus mengetahuinya.

2. Menjajal Berbagai OS

Sebelum kamu membuat program, tentunya kamu harus pernah menggunakan semua jenis OS. Ini ibarat kamu ingin menjadi koki di sebuah restoran steak. Minimal kamu pernah mencicipi steak dengan berbagai rasa dan tekstur. Sehingga bisa andal di bidangnya.

3. Mengenal Baik Bahasa Pemrograman

Kamu tidak hanya mengetahui seluk-beluk OS. Di dalam sebuah OS, mereka memiliki bahasa-bahasa yang unik. Umumnya bahasa-bahasa pemrograman adalah C++, Java, atau Python. Minimal kamu memahami dengan baik ketiga bahasa pemrograman tersebut sebelum melangkah lebih jauh.

4. Paham Konsep Basis Data

Ada banyak jenis basis data yang kamu harus ketahui. Kamu bisa mendapatkan dengan gratis atau pun berbayar. Contoh aplikasi basis data yang bisa kamu kunjungi adalah:

  1. MS Access
  2. DBV
  3. FoxPro
  4. Paradox
  5. MySQL

Ketika kamu mencoba mencicipi pekerjaan ini, kamu akan menemui banyak sekali jenis-jenis pemrograman aplikasi. Dari yang sederhana hingga sulit. Sebenarnya, ada beberapa jenis pemrograman aplikasi yang banyak ditemui. Berikut penjelasanya:

5. Pemrograman Aplikasi Dekstop

Jenis yang pertama ini memiliki tugas untuk membuat aplikasi yang bisa digunakan di notebook/komputer. Perusahaan akan merekrut kamu untuk membuat aplikasi yang mudah digunakan di gadget tersebut.

6. Pemrograman Aplikasi Terdistribusi

Aplikasi jenis ini adalah bisa disebut sebagai aplikasi web service. Aplikasi terdistribusi menyediakan layanan yang fungsional. Sehingga pelanggan kamu hanya cukup mengaksesnya tanpa harus membuat aplikasi tersebut.

7. Pemrograman Aplikasi Spreadsheet

Biasanya seorang programmer aplikasi jenis ini akan diminta membuat aplikasi yang mampu mengolah data. Contohnya adalah Microsoft Excell dan Lotus Improv.

8. Pemrograman Aplikasi Antivirus

Ini salah satu jenis pemrograman yang paling umum. Ditambah virus di dalam gadget akan selalu tumbuh dan berkembang. Banyak pelanggan kamu mencari kamu salah satunya adalah membuat sebuah aplikasi antivirus, seperti McAfee, AVG, atau Norton Antivirus.

Perbedaan programmer aplikasi online dan tidak adalah dalam mencari pelanggan. Jika kamu menjadi programmer aplikasi yang dikontrak perusahaan, kamu tidak perlu repot-repot mencari pelanggan. Lalu bagaimana jika kamu menjadi seorang programmer aplikasi online?

Tips Menjadi Programmer Aplikasi

1. Memiliki Profile di LinkedIn

Lagi-lagi LinkedIn menjadi salah satu media sosial yang baik untuk dunia profesional. Baik bagi mereka yang freelance atau tidak.

2. Bergabung di Grup Programmer Indonesia

Kamu adalah programmer aplikasi baru dan tidak mempunya tempat berdiskusi? Kamu harus bergabung dengan grup-grup ini. Tidak hanya memberikan kamu pengetahuan, tapi bisa saja memberikan kamu pekerjaan. Berikut grup-grup yang bisa kamu ikuti:

  1. PHP Indonesia
  2. Forum Java Programmer Indonesia
  3. Komunitas Penggemar Pemrograman Delphi Indonesia
  4. Visual Basic Indonesia
  5. Programmer VB.NET
  6. Indonesia C/C++/Objective-C Programmer Community
  7. Javascript Indonesia
  8. Python Indonesia
  9. Pascal Indonesia
  10. ASP.NET
  11. Komunitas Lazarus Free Pascal Indonesia
  12. Actionscript Indonesia
  13. NodeJS Indonesia
  14. BAIK Scripting Language
  15. MATLAB Indonesia
  16. Ruby Indonesia
  17. Scala Indonesia
  18. Update Informasi Dunia Aplikasi

Kamu jangan sampai ketinggalan berita. Apalagi dengan kehadiran sebuah aplikasi baru. Kamu juga bisa memberikan komentar dan mengambil pelajaran dari aplikasi baru tersebut. Kamu bisa mengikuti berita-berita tentang dunia aplikasi di www.sitepoint.com, www.mashable.com, www.omgubuntu.co.uk, www.techinasia.com, atau www.codepolitina.com.

3. Memantau Forum Pekerjaan Freelance

Sebagai pekerja freelance, kamu harus sering mengunjungi website penyedia pekerjaan ini. Hal ini berbeda jika kamu sudah memiliki nama yang baik di dunia programmer aplikasi. Berikut website yang bisa kamu pantau:

  1. www.freelancer.co.id
  2. www.sribulancer.com
  3. www.projects.co.id
  4. www.gobann.com
  5. www.serba50ribu.com
  6. www.elance.com
  7. www.odesk.com
  8. www.proz.com

Pendapatan Programmer Aplikasi 

Setelah kamu mendapatkan pekerjaan pertama kamu, kamu pasti akan senang sekali. Berapa pun kamu dibayar, pasti kamu terima. Tetapi ketika semakin lama kamu bekerja, kamu pasti ingin menaikkan tarif pembuatan aplikasi. Tetapi kamu harus tahu rata-rata penghasilan para programmer aplikasi di luar sana. Berikut adalah rata-rata penghasilan dari programmer aplikasi dari berbagai negara:

No Negara Rata-rata Penghasilan/jam
1 Inggris $100-149
2 Eropa Timur $50-99
3 Amerika $100-199
4 India <$25

Rata-rata penghasilan tersebut berbeda dengan di Indonesia. Di sini jika kamu bekerja di sebuah perusahaan, kamu akan dibayar rata-rata 4-6 juta per bulan. Jika kamu menjadi freelance pun, rata-rata pendapatan kamu kurang lebih akan sama. Bagaimana? Dengan pendapatan seperti itu, kamu pasti akan tertarik. Ditambah kamu bisa mengerjakannya dari rumah dan kamu bisa melakukan pekerjaan lainnya. Jadi, untuk apa berpikir lama untuk menjadi programmer aplikasi?

Kisah Inspiratif Dari Gelandangan Berubah Menjadi Programmer Andal

Namanya adalah Leo Grand dan berumur 37 tahun. Dia pernah menjadi gelandangan, tetapi gelandangan di negaranya berbeda dengan gelandangan di Indonesia. Pada suatu hari, Grand bertemu dengan seorang programmer bernama McConlogue. Programmer tersebut memberikan pilihan terhadap Grand, “kamu ingin menerima uang $100 atau buku-buku JavaScript dan laptop bekas untuk belajar coding?”.

Grand pun berpikir bahwa dengan uang $100 dia bisa bertahan hidup beberapa hari. Tetapi dia tidak ingin seperti itu saja. Grand pun menerima pilihannya yang kedua. Dia menerima buku dan laptop dari McConlogue. Setelah itu, Grand mendapatkan pelajaran dari McConlogue setiap satu jam sebelum dia bekerja.

Setelah belajar dalam waktu yang lama, Grand pun membuat sebuah inovasi. Dia membuat aplikasi bernama Trees for Cars. Aplikasi tersebut adalah aplikasi “nebeng” ke mobil orang berdasarkan komunitas. Aplikasi tersebut juga menghitung gas CO2 yang terselamatkan berdasarkan jumlah orang yang “nebeng” mobil temannya.

Tidak tahu berapa pendapat Grand dari aplikasi tersebut. Akan tetapi dari Grand kita bisa belajar bahwa semangat dan kemauan untuk menjadi programmer aplikasi bisa mengantarkan kehidupan yang lebih baik. Pertanyannya, kamu ingin menjadi seperti Grand atau tidak?

Source: 60 Cara Online Menghasilkan Uang Saat Weekend

Tinggalkan Balasan