8 Kebiasaan ini Dapat Mengubah Mindset Anda Seperti Tokoh Sukses Kelas Dunia

Pernahkah Anda memperhatikan perbedaan saat memasuki bank berskala internasional dengan bank lokal? Bagaimana ruangannya, kebersihan, dan kerapiannya? Dapatkah Anda merasakan perbedaan pelayanan, mulai dari memasuki gedung hingga berhadapan dengan para pegawai di bank tersebut? Bisakah Anda merasakan perbedaan dari cara mereka menyapa, kinerja, dan kecepatan layanan yang diberikan? Semuanya sangat berbeda, bukan?

Bank, hotel, atau perusahaan bertaraf internasional bisa mencapai tingkat itu karena mereka sudah menerapkan standar kerja kelas dunia. Maka, kalau Anda ingin bekerja dalam lingkungan kelas dunia, syaratnya tentu Anda juga perlu memiliki kualifikasi dan standar kerja yang juga berkelas dunia. Kalaupun tujuan Anda tidak untuk bekerja pada perusahaan atau organisasi kelas dunia—karena Anda ingin beralih profesi sebagai entrepreneur atau bekerja dari rumah—tetap saja Anda perlu mengejar tingkatan ini. Mengapa? Karena semua dunia profesi mana pun saat ini sedang terisap dalam arus globalisasi.

Meskipun Anda bekerja full time dibisnis sendiri, bukan berarti Anda hanya bersaing dengan sesama bisnis kecil secara lokal saja, melainkan juga harus dapat bersaing dengan semua bisnis sejenis secara online (e-commerce) di seluruh dunia. Dengan diberlakukannya MEA sejak tahun 2016, pasar ekonomi menjadi sangat terbuka bagi seluruh negara-negara ASEAN. Ini merupakan tantangan bagi Anda yang hidup di zaman ini, sekaligus peluang besar yang perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Namun, untuk memanfaatkan peluang itu, Anda perlu memiliki standar dan kualitas kelas dunia.

Apa Standar Kelas Dunia Itu?

Menjadi seseorang yang berstandar kelas dunia merujuk pada skill atau gelar, yang menempatkannya pada kelas tertinggi di dunia. Standar ini biasanya dipakai untuk menyebut produk-produk dan pelayanan, atau proses yang berstandar mutu paling tinggi di dunia. Gelar ini diperoleh karena diberi peringkat terbaik dari yang terbaik oleh konsumen maupun para ahli dalam bidang terkait. Sering kali, pemasangan standar bermutu tinggi (excellent) ditujukan dalam hal desain, penampilan, kualitas, dan kepuasan pelanggan (saat produk yang sama dibandingkan dengan produk serupa yang ada di seluruh dunia). Itu sebabnya, jika ingin mencari produk-produk berkualitas tinggi, ada baiknya Anda mencari produk yang telah diakui berkualitas kelas dunia.

Mark Zuckerberg pendiri Facebook via Flickr.com

Kalaupun tujuan Anda tidak untuk bekerja pada perusahaan atau organisasi kelas dunia—karena Anda ingin beralih profesi sebagai entrepreneur atau bekerja dari rumah—tetap saja Anda perlu mengejar tingkatan ini. Mengapa? Karena semua dunia profesi mana pun saat ini sedang terisap dalam arus globalisasi. Meskipun Anda bekerja full time dibisnis sendiri, bukan berarti Anda hanya bersaing dengan sesama bisnis kecil secara lokal saja, melainkan juga harus dapat bersaing dengan semua bisnis sejenis secara online (e-commerce) di seluruh dunia. Dengan diberlakukannya MEA sejak tahun 2016, pasar ekonomi menjadi sangat terbuka bagi seluruh negara-negara ASEAN. Ini merupakan tantangan bagi Anda yang hidup di zaman ini, sekaligus peluang besar yang perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Namun, untuk memanfaatkan peluang itu, Anda perlu memiliki standar dan kualitas kelas dunia.

Bagaimana Cara Mencapainya?

Para ahli menyebutkan bahwa untuk mencapai standar kelas dunia, Anda harus memulai dari tempat yang paling dekat, yakni dari pola pikir (mindset) Anda. Mindset adalah pendorong perilaku/sikap. Jika ingin menyediakan layanan dengan standar kelas dunia maka Anda harus memiliki mindset layanan kelas dunia.

Mindset tidak saja ada dalam pikiran, melainkan suatu rangkaian cara berpikir, berbicara, dan tindakan. Untuk dapat memiliki pelayanan kelas dunia, Anda perlu terlebih dahulu memiliki pikiran tentang layanan kelas dunia pada tingkat konseptual. Ketika pikiran Anda fokus pada mutu kelas dunia, sikap Anda juga akan mengikutinya. Anda akan memiliki sikap yang mencerminkan pikiran Anda. Ketika sikap Anda memiliki standar kelas dunia maka tindakan-tindakan Anda pun akan mengarah pada pencapaian hasil dengan mutu tertinggi. Biasanya, ketika Anda sudah mencapai mindset level kelas dunia, ini bersifat permanen. Orang tidak bisa mundur ke pola pikir yang lebih sempit.

World Class Level Mindset via pexels.com

Belajar dari para tokoh yang sudah sukses, ada kesamaan dari hal-hal yang mereka lakukan untuk mencapai standar kelas dunia, yaitu:

  1. Hidup Disiplin

Para tokoh dengan mutu kelas dunia memiliki cara hidup yang teratur dan disiplin, seperti olahraga, belajar, dan berlatih secara teratur (perhatikan saja yang dilakukan oleh penyanyi, pembicara, aktor, atau olahragawan kelas dunia). Selain itu, mereka memiliki kebiasaan pola kerja yang profesional dan menerapkan standar terbaik dalam pekerjaan mereka.

  1. Memiliki Misi untuk Mencapai Tujuan Tertinggi

Excellence merupakan hasil latihan dan persiapan berjam-jam setiap hari selama bertahun-tahun. Tentunya dibutuhkan inspirasi yang sangat kuat untuk menjaga disiplin seperti itu. Tujuan tertinggi hanya dapat dicapai dengan pola kerja di atas rata-rata. Oleh sebab itu, tidak semua orang dapat mencapai mutu tertinggi ini karena tidak semua orang memiliki inspirasi yang menggugah jiwa mereka. Jika Anda cukup beruntung menemukan misi Anda, berarti Anda memiliki alat pertama yang dibutuhkan untuk memiliki kelas dunia.

  1. Menghargai Waktu

Thomas Edison berkata, “Semuanya terwujud bagi mereka yang sibuk ketika mereka menunggu.” Apa yang mendorong orang-orang ambisius dan berkelas dunia? Mereka menghargai waktu yang mereka miliki. Jika ingin menguasai suatu keterampilan, Anda harus memulainya sekarang. Jangan merasa memiliki banyak waktu hingga menunda-nundanya. “Nanti” adalah pencuri waktu yang paling ahli. Ingat, komoditi terbesar Anda adalah waktu. Sekali Anda berkata, “Nanti!” maka waktu yang Anda miliki tidak akan bisa Anda ulang lagi.

  1. Berbeda

”Think different”, demikian pesan yang disampaikan oleh Steve Jobs dalam iklan Apple pada tahun 90-an. Steve sendiri membayar sangat mahal untuk menjadi berbeda. Ia berbeda karena ingin menjadi yang terbaik. Itu tidak mudah dan tidak terhitung tantangan serta kerja keras yang harus dilaluinya. Tetapi, ia selalu percaya bahwa ia bisa. Orang-orang seperti Jobs berani menetapkan tujuan akhir begitu tinggi, diikuti dengan membuat banyak pilihan berat dan berani di sepanjang perjalanan mereka. Menjadi sama dengan yang lain bukanlah kunci untuk mencapai status kelas dunia.

  1. Memiliki Mimpi yang Menakutkan

If your dream doesn’t scare you, it isn’t big enough.” Apa mimpi Anda? Jika mimpi itu belum menakutkan, berarti belum cukup besar. Mimpi yang menakutkan adalah impian yang ketika terwujud akan mengubah kehidupan Anda secara keseluruhan. Ketika kehidupan Anda berubah, Anda mungkin akan kehilangan atau harus meninggalkan banyak hal yang Anda senangi saat ini, seperti: rumah, keluarga, kebiasaan-kebiasaan, zona nyaman, orang-orang yang Anda cintai, dan sebagainya. Semakin besar impian dan semakin besar perubahan yang mungkin terjadi, akan semakin menakutkan. Namun, mimpi mengandung power yang luar biasa kalau Anda berusaha menjadikannya nyata. Jika Anda puas hanya dengan mimpi kecil dan pencapaian hal-hal kecil, Anda tidak akan mencapai level kelas dunia.

  1. Perjalanan Menuju Level Kelas Dunia seperti Lomba Lari Maraton

Ada ratusan peserta yang memulai di garis start, tetapi hanya sedikit orang yang mau melanjutkan perjalanan sampai ke garis finish. Dalam perjalanan menuju tingkat kelas dunia, Anda akan merasa lelah, bosan, bahkan merasa bodoh karena mau saja terengah-engah, sementara ada banyak orang memilih bersantai dan menjadi penonton. Ketika mengalami hal ini, bisa jadi Anda memilih berhenti sejenak, mengatur napas, kemudian memaksa kaki kembali terangkat agar dapat terus melangkah. Orang-orang yang berhasil mencapai level kelas dunia menganggap kemunduran hanya sebagai proses, bukan kegagalan apalagi alasan untuk berhenti. Mereka mengubah kelelahan menjadi inspirasi, kemunduran sebagai kontemplasi, dan kemudian kembali ke arena dengan kekuatan baru. Pada akhirnya, mereka terus berjuang hingga ke garis akhir.

  1. Tetap Fokus

Dalam perjalanan menuju level kelas dunia, Anda mengalami banyak pencapaian dan kesuksesan-kesuksesan kecil. Anda tahu bagaimana rasa puas atas kerja keras Anda yang diiringi dengan pandangan bangga orang-orang. Namun, Anda mungkin tergoda untuk mengagumi pemandangan di sekitar. Waspadalah! Sedikit saja Anda lengah, Anda akan teralih ke hal-hal lain yang bukan menjadi tujuan utama, yaitu menjadi pribadi kelas dunia!

  1. Tidak Takut pada Apa yang Orang Lain Pikirkan

Penjara terbesar yang telah membatasi banyak orang untuk mengembangkan diri adalah ungkapan, “Apa nanti kata orang!” Ketika mengejar level kelas dunia, Anda tidak dapat melakukan hal-hal yang biasa dilakukan orang kebanyakan karena mau tidak mau Anda menjadi orang yang dianggap “tidak normal” oleh orang lain. Konsekuensi bagi mereka yang tidak normal adalah selalu mendapat kritik. Orang-orang dengan kualitas kelas dunia memiliki kemampuan luar biasa untuk memasang badan terhadap kritik dan tetap fokus pada misi hidup mereka yang besar.

Tinggalkan Balasan