6 Faktor Yang Harus Kita Kaji Sebelum Menentukan Lokasi Bisnis Yang Tepat

Memilih lokasi usaha yang tepat dan strategis merupakan salah satu hal krusial yang akan menentukan kesuksesan bisnis. Masih ingat pepatah di sekolah dulu, lokasi menentukan prestasi? Lokasi yang tepat mempengaruhi banyak hal bagi bisnis yang kita jalankan, mulai dari segi penjualan, promosi, kemajuan usaha, perekrutan karyawan, pengelolaan pelanggan, dan sebagainya.

Hasil survei yang dilakukan Thumbtack.com dan Kauffman Foundation pada 6.000 pebisnis lokal di Amerika Serikat menyebutkan setidaknya ada enam faktor yang harus kita kaji terlebih dahulu sebelum menentukan lokasi yang tepat.

1. Lokasi Dekat Partner Bisnis dan Tempat Pengembangan

Hal ini tentu saja untuk memudahkan kerja sama dan memangkas biaya transportasi. Berdekatan dengan tempat pengembangan juga memudahkan kita untuk mengikuti berbagai seminar atau pelatihan demi menjaga kinerja dalam menjalankan bisnis.

2. Memiliki Layanan Sertifikasi dan Dukungan yang Baik Terhadap Usaha

Setiap bisnis membutuhkan dukungan hukum dan administrasi, seperti sertifikat halal, surat ijin usaha, ISO, dan lain sebagainya. Jika lokasi bisnis dekat dengan lembaga-lembaga tersebut maka kita bisa memangkas biaya dan waktu dalam proses pengurusannya. Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah, baik secara finansial maupun administratif, akan memudahkan jalannya bisnis kita.

3. Biaya dan Kualitas Hidup

Lokasi bisnis yang kita pilih hendaknya memiliki biaya hidup yang murah dengan kualitas hidup yang baik. Tujuannya tentu saja untuk menarik minat masyarakat agar menggunakan jasa atau membeli produk kita. Selain itu, kita pun akan mendapatkan kenyamanan saat bekerja.

4. Akses pada Pihak Ketiga

Jika usaha yang kita jalankan masih dalam skala kecil, ketersediaan modal bisa menjadi masalah. Pilihlah daerah yang pemerintahnya mendukung usaha kecil. Dengan cara ini, kita juga bisa ikut berperan serta dalam mengembangkan potensi daerah setempat.

5. Fasilitas dan Infrastruktur Gedung Usaha

Agar usaha berjalan lancar, minimalkan kerusakan-kerusakan yang bisa dicegah. Pastikan tempat usaha memiliki pasokan air dan listrik yang mencukupi, pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, memiliki lahan parkir yang aman untuk memudahkan pelanggan, akses menjangkau jalan-jalan utama, biaya perbaikan gedung dan perabotan yang bisa diminimalkan, dan lain sebagainya.

6. Melihat Peta Sebaran Kompetitor

Menemukan lokasi yang baik bisa jadi menyenangkan, namun bisa juga berarti lokasi tersebut ideal bagi entrepreneur lain. Amati dan perhitungkan jumlah kompetitor yang berada di lokasi tersebut sehingga kita tahu apakah bisnis kita memiliki kapasitas dan kemampuan yang cukup untuk bersaing di lokasi tersebut.

Permasalahan yang sering ditemui entrepreneur pemula adalah terbatasnya dana untuk membeli atau menyewa tempat yang sesuai kriteria tadi. Tak jarang, banyak entrepreneur memulai usahanya di rumah, di garasi, atau di depan rumah menggunakan gerobak. Jika hal ini juga yang terjadi, apa yang harus dilakukan? Bisakah bisnis kita sukses? Solusi terbaik, coba bingkai ulang permasalahan yang sedang dihadapi. Caranya bisa dilihat pada tabel berikut:

Bingkai Negatif:

  • Usaha salah lokasi – di rumah sendiri.
  • Sedikit pembeli.
  • Sulit berkembang karena pelanggan yang terbatas.

Bingkai Positif:

  • Setiap bulan masih ada pembeli, namun tidak banyak.
  • Terhindar dari kegiatan pulang-pergi, terjebak macet, kehilangan waktu.
  • Menghemat biaya transportasi dan sewa tempat.
  • Dapat memanfaatkan promosi dari mulut ke mulut.
  • Dapat membuka cabang di tempat lain.
  • Dapat menjual secara online.

Setelah menuliskan bingkai positif sebanyak mungkin, analisis setiap kemungkinan. Pertimbangkan juga kemampuan yang kita miliki. Lalu, ambillah keputusan. Apakah akan tetap bertahan karena masih banyak hal positif yang bisa didapat dan kita masih bisa berjualan secara online? Apakah perlu pindah tempat? Apakah bertahan sambil menunggu mapan, baru setelahnya membuka cabang di lokasi yang tepat? Apa sebaiknya ganti produk?

Pertimbangkan semuanya dengan sebaik-baiknya sehingga bisnis yang kita jalani bisa mencapai hasil maksimal sesuai harapan.

Sumber: 101 Problem Solving for Entrepreneur

Tinggalkan Balasan