5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Menata Ruang Kerja

Mungkin sekarang kita belum terlalu mementingkan ruang tempat usaha, terutama kalau kita menjalankan bisnis secara online. Tetapi, kita pasti berpikir positif bahwa suatu hari nanti bisnis kita akan berkembang, pelanggan lebih banyak, per mintaan produk meningkat, kebutuhan tenaga tambahan untuk me ngelola bisnis, dan pada akhirnya kita membutuhkan satu ruang khusus untuk menjalankan bisnis.

Robert Grede dalam bukunya yang berjudul 5 Strategi Ampuh Berbisnis berpendapat bahwa setiap entrepreneur yang cerdas tahu arti penting tempat mengoptimalkan kinerja mereka. Menurutnya, cara kita menggunakan ruangan kerja dapat membantu atau mengganggu pertumbuhan bisnis. Ruang kerja yang dipergunakan semaksimal mungkin akan membantu kita mengukur produktivitas, baik produktivitas bisnis maupun orang-orang yang bekerja bersama kita.

Coba bayangkan, apa rasanya berada di satu ruangan sempit dengan banyak orang di dalamnya? Ya, bekerja menjadi tidak efektif. Sama halnya dengan ruang yang terlalu monoton di mana setiap orang duduk dalam cubicle-cubicle kecil, menatap layar komputer sepanjang hari, sibuk dengan pekerjaan masing-masing, tanpa ada interaksi satu sama lain.

Sehubungan dengan ruang usaha ini, para ahli di bidang operasional juga memiliki pendapat tersendiri. Menurut mereka, desain kantor merupakan sarana menciptakan efisiensi dan memaksimalkan output bisnis. Dekorasi yang sesuai dengan sifat bisnis yang dijalankan akan membantu memberi inspirasi atau sebagai pengingat tujuan kita terjun ke bisnis yang sedang ditekuni sekarang. Kesimpulannya, ruang kerja harus mempermudah pekerjaan yang dikerjakan di sana. Sementara bagi karyawan, ruang kerja yang baik akan membuat pekerjaan menjadi menyenangkan. Mereka dapat bekerja lebih baik, memperlakukan rekan kerja juga dengan lebih baik, dan akhirnya mereka semakin menyukai pekerjaan mereka.

Semua teknik yang tadi telah disebutkan dikenal dengan nama Rancangan Holistik. Rancangan ini membutuhkan lima panca indra dan memastikan kelimanya bekerja sama untuk menciptakan ruang kerja yang nyaman. Hal ini tidak berlaku hanya untuk ruang kerja saja, tetapi juga tempat kita menjual produk atau jasa. Pencahayaan, warna, dan musik tertentu dalam suatu restoran, misalnya, dapat menciptakan suasana yang mendorong pelanggan duduk berlama-lama. Lain halnya dengan tata letak restoran cepat saji dengan meja-kursi yang tampak memenuhi ruangan dan dentum musik penuh semangat yang cenderung membuat pelanggan membeli makan dan pergi secepatnya.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menata ruang kerja.

1. Penglihatan

Pemilihan warna yang baik adalah warna yang terang dan ceria, namun tidak terlalu ramai. Cobalah menggunakan pasangan warna yang sesuai. Biru dan hijau tua, misalnya, yang akan menciptakan rasa tenang dan damai.

2. Suara

Ada atau tidaknya suara dapat mempengaruhi suasana hati, kecepatan, dan konsentrasi. Gunakan elemen suara dengan bijak sesuai kebutuhan dan sifat bisnis yang dijalankan.

3. Sentuhan

Tanaman, patung, atau dekorasi-dekorasi khusus yang sesuai dengan tema bisnis akan memberi rasa hangat pada lingkungan kerja.

4. Penciuman

Indra yang satu ini dapat membangkitkan suasana hati dan menimbulkan perasaan “seperti di rumah” saat kita sedang bekerja. Misalnya, kita dapat memakai aroma jeruk agar selalu merasa segar dan bersemangat. Aroma vanilla dapat membangkitkan perasaan tenang ketika hari-hari yang di lalui terasa begitu sibuk. Ada satu aroma yang banyak penggemarnya, yaitu aroma kopi yang membuat orang bisa bekerja secara dinamis.

5. Rasa

Mungkin kita berpikir indra yang satu ini tidak dibutuhkan kecuali kita berbisnis restoran. Tetapi faktanya, ada banyak toko yang menyediakan permen di meja kasir atau meja informasi sehingga pelanggan bisa mengambil satu permen sambil menunggu dilayani. Leo Burnett Company bahkan menyediakan semangkuk apel di setiap meja resepsionis kantornya. Menggunakan indra perasa juga berarti makan bersama-sama dengan rekan satu tim demi menciptakan ikatan antarrekan.

Kesimpulan dari seluruh pembahasan pada bab ini, kita dapat bekerja lebih produktif dan dalam suasana yang menyenangkan jika kita menggunakan pendekatan holistik saat mengatur ruang kerja atau tempat kita menjalankan bisnis. Selain itu, kita juga bisa menciptakan kenyamanan bagi pelanggan yang datang.

Sumber: 101 Problem Solving for Entrepreneur

Tinggalkan Balasan