10 Rahasia Kamu Bisa Menghasilkan Jutaan Rupiah dari Hobi Ngeblog

Blogger merupakan pekerjaan online yang dapat dikatakan paling seksi saat ini. Menulis blog dan dibayar. Bukan sekadar bayarannya yang menarik, melainkan juga pernak-pernik di baliknya. Diundang ke acara-acara menarik, bertemu public figure, dijamu makan di restoran ternama, diajak traveling, dikirimi produk tertentu untuk dicoba dan masih banyak aktivitas asik lain. Tujuannya? Agar bloger bersedia menuliskan pengalamannya, dengan pesan-pesan titipan si pengundang. Menjadi bloger freelance yang hanya bekerja di saat weekend atau libur kerja? Kenapa tidak. Jika kamu hobi menulis, sangat pas dengan pekerjaan satu ini.

Bagaimana Memulainya?

1. Hobi menulis dan punya blog

Dua modal ini menjadi dasar seorang bloger. Orang yang hobi menulis, di era kini dipastikan punya blog juga. Sebab mereka ingin tulisannya dibaca banyak orang. Makin menarik suatu blog, makin banyak dikunjungi orang. Blog dengan jumlah visitor tinggi akan didekati perusahaan atau organisasi untuk mempromosikan produk dan jasanya. Bagaimana? Sudah punya blog? Jika belum, segera buat. Engine blog yang gratis, mudah, dan populer adalah www.blogger.com dan www.wordpress.com

2. Spesialisasikan blogmu

Bagi yang sudah punya blog tapi masih sekadar untuk curhat atau dokumentasi foto keluarga, segera rapikan blogmu. Kalau perlu buatlah blog lain yang memang dirancang menjadi blog yang terafiliasi, blog yang kelak akan diincar pihak lain untuk diajak bekerja sama. Pilihlah spesialisasi yang sesuai dengan passion atau hobimu. Jika hobi masak-memasak, bisa bikin blog seputar memasak beserta tipsnya atau diperluas menjadi blog kuliner. Yang hobi traveling bisa membahas habis-habisan segala hal tentang traveling, termasuk dokumentasi perjalananmu.

“Lakukan apa yang menurutmu benar dan datang secara alami. Mulailah dengan passion-mu,” ujar David Leite, bloger masak memasak, Leitesculinaria.com.

3. Rajinlah blogwalking

Melihat-lihat blog lain, terutama blog yang sudah sukses di bidangnya, akan menginspirasimu untuk membuat blog yang sama kerennya. Selain sekadar membaca, ada bagusnya kamu juga memberi komentar, menyapa, dan berkenalan dengan para bloger sukses itu.

4. Konten atau artikel blog harus berkualitas dan bermanfaat

Satu-satunya jalan menjadi bloger tentu dengan mulai mengisi blogmu. Tidak ada kompromi lagi. Segera ramaikan blogmu dengan berbagai informasi, data, berupa tulisan atau gambar yang menarik. Inti dari ngeblog itu bukan sekadar membuat blog, melainkan juga selalu meng-update blog, mengajak orang berkunjung ke sana, mempromosikannya, berusaha membuat blogmu menarik perhatian, dan seterusnya. Ngeblog adalah suatu aktivitas rutin, sama seperti bernapas, makan, dan minum. Sekali memulainya, harus dilakukan terus-menerus.

5. Integrasikan dengan media sosial

Cara paling ampuh untuk mempromosikan blog adalah melalui media sosial. Baik engine Blogspot maupun WordPress sudah dilengkapi dengan fitur terintegrasi dengan Facebook, Twitter, Google+, Linkedin, dan media sosial lain. Setiap kali ada update di blog, semua teman-teman media sosialmu bisa langsung tahu.

6. Bergabung dengan komunitas

Apa spesialisasi blogmu? Fashion, kuliner, musik, buku, teknologi, atau traveling? Bergabunglah dengan komunitas bidang-bidang itu, untuk memperluas wawasan, menambah informasi, dan tentu saja menambah warna konten blog. Dari komunitas terkait, kamu kian update dengan isu-isu terkini di bidang itu. Kamu pun bisa mendapatkan visitor dari teman-teman di komunitas itu. Atau bahkan kamu akan menjadi bloger afiliasi mereka, yang rutin diundang mengikuti semua acara mereka. Asik, bukan? Temukan komunitas-komunitas itu di grup Facebook atau blog komunitas.

7. Rajin ikut lomba

Banyak perusahaan, organisasi, instansi, yang menggelar lomba blog. Tujuan mereka agar program atau produknya diulas, tersebar di internet. Hadiahnya lumayan, plus bisa menaikkan reputasimu. Semakin banyak lomba diikuti, makin besar pula potensi untuk menang. Dengan mengikuti lomba, kamu juga bisa mempelajari, konten blog seperti apa yang dibutuhkan bidang-bidang industri.

8. Kenali siapa pembaca yang jadi targetmu

Tentukan siapa target pembaca blogmu, maur emaja, khusus dewasa, atau umum? Wanita atau pria? Semua akan menentukan gaya bahasa, konten tulisan maupun gambar di blog. Hal ini juga menentukan dalam mencari perusahaan atau organisasi afiliasi. Gaya bahasa populer, konten yang selalu up to date, cenderung lebih disukai perusahaan-perusahaan bidang produk komersil, sebab dianggap punya segmen luas.

9. Konten yang berguna, menarik, mengandung informasi, lebih disukai daripada konten hard selling

Jika kamu mau mempromosikan suatu produk, sangat tidak oke jika hanya mem-posting konten berisi foto produk, spesifikasi, dan harga. Itu merupakan cara hard selling yang sangat umum dan kurang menarik. Lakukan promosi dengan cara soft selling, yaitu dengan berbagi tips atau pengalaman informatif seputar produk.

Contoh hard selling:

“Pesan sekarang juga, kopi impor Columbia asli. Hanya Rp100.000/kilo. Cepat, sebelum kehabisan!”

Contoh soft selling:

“Kopi juga bermanfaat, lho, untuk kesehatan. Sebuah penelitian oleh National Cancer menyimpulkan bahwa peminum kopi memiliki risiko kematian dini 16% lebih kecil.”

10. Blogger memang bukan pakar SEO, tapi setidaknya sedikit paham soal SEO

Sebab kadang klien meminta penulis blog untuk menyisipkan beberapa keyword yang membuat posting-an bisa muncul teratas di hasil pencarian Google. Ada teknik tersendiri yang bisa membuat penyisipan keyword tidak terkesan asal-asalan. Artikel tetap bisa dipahami dan bermanfaat, walau sebenarnya mengandung keyword tertentu.

Blogger juga bukan desainer, tapi bukan berarti dihalalkan membuat blog dengan desain asal. Sesuaikan desain blog dengan temanya. Ini cara paling aman. Jangan lupa memanfaatkan fitur-fitur pendukung seperti tautan ke blog lain, integrasi dengan media sosial, kolom komentar, RSS Feed, dan banyak lagi.

Salah satu perbedaan antara blogger dengan penulis biasa adalah blogger harus melek teknologi. Selalu update dengan teknologi terkini, agar paham bagaimana membuat blognya kian ramai dikunjungi. Pastikan bahwa blogmu sudah mengaktifkan mobile mode, agar bisa tetap nyaman dibaca di berbagai jenis gadget mobile.

Bekerja sama atau berkolaborasi dengan blogger lain adalah cara ampuh untuk sukses. Bukan sekadar memperluas jaringan, namun juga membangun suatu blog agregat yang kuat. Bahkan blogmu bisa berkembang menjadi media online resmi dengan pengunjung dari seantero dunia.

Bagaimana Pendapatannya?

Pendapatan blogger via pexels.com

Blogger disebut-sebut sebagai salah satu pekerjaan mengasyikan yang berpenghasilan besar. Tunggu dulu, tentu dua hal itu tidak didapat begitu saja. Butuh ketekunan, keinginan belajar, dan passion yang kuat agar dapat mewujudkannya. Secara kasar, pendapatan seorang blogger tergantung dari seberapa banyak laman blognya diklik. Makin banyak diklik, berarti makin banyak kemungkinan untuk dibaca. Kian banyak pembacanya, berarti kian banyak pula orang yang berpotensi terpengaruh dengan isi kontennya. Pengaruh inilah yang diharapkan oleh pihak yang ingin menyampaikan pesan, dalam hal ini klien. Bisa terpengaruh untuk membeli produk, menggunakan jasa, berperan serta dalam program yang ditawarkan, dan banyak lagi.

Hit (page views) atau jumlah halaman di blog yang diklik pengunjung sering menjadi acuan dalam pembayaran blog. Rata-rata pendapatan blog 10-50 dolar per 1000 hit. Sumber pendapatan blog pun sangat bervariasi, bisa bersumber dari program iklan, seperti Google AdSense, IdBlogNetwork, AdPlus, dan sejenisnya.Sumber penghasilan blogger terafiliasi justru yang terbesar dari perusahaan, organisasi, atau pihak-pihak yang sengaja menitipkan “pesan” dalam konten blognya. Ini lebih menarik dan sulit diprediksi, sebab sangat tergantung pada reputasi dan kualitas konten blog.

Banyak “pendapatan” yang lebih dari sekadar uang, seperti undangan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, dengan akomodasi dan transportasi ditanggung si pengundang. Ini biasanya dialami para traveler blogger. Tentu saja itu semua di luar honorarium tulisan atau foto. Untuk bloger teknologi alias tech blogger, biasanya secara rutin mendapat kiriman gadget-gadget terkini untuk diulas di blognya. Dan semua gadget itu bisa menjadi miliknya. Ya, blogger kini sudah nyaris sama dengan jurnalis, yang difasilitasi, dibayar, untuk menuliskan ulasan atas suatu produk atau jasa.

Sumber: 60 Cara Online Menghasilkan Uang Saat Weekend; penulis Politwika

Tinggalkan Balasan