Tips dan Trik SEO Untuk Meningkatkan Traffic Toko Online

Google, Yahoo, Bing, merupakan search engine andalan para pengguna Internet. Hasil pencarian yang menempati urutan teratas menjadi yang paling berpotensi diklik dan dikunjungi. Sejak itulah para pebisnis online berlomba-lomba agar situs onlinenya menempati urutan teratas dalam hasil pencarian search engine. Inilah yang akhirnya dikenal dengan Search Engine Optimization (SEO).

Mengenal SEO

SEO organik didefinisikan sebagai proses alami yang memungkinkan suatu situs online menempati peringkat atas di daftar hasil pencarian. Sebagai contoh adalah teknik penggunaan kata kunci atau keyword, analisis keyword, backlink, link building, dan penulisan konten yang relevan bagi pembaca. Hasil dari SEO organik membutuhkan waktu lama. Tidak bisa instan.

Sementara, SEO rekayasa adalah segala cara yang dipakai untuk membuat situs online menempati peringkat atas daftar hasil pencarian. Cara ini termasuk yang tidak dibenarkan secara etika, bahkan termasuk penipuan. Salah satu teknik yang dipakai adalah menggunakan teks tersembunyi yang mengandung keyword. Sering kali penulisan konten dipaksakan agar mengandung keyword tertentu sehingga hasilnya pun mengecewakan para pencari informasi. SEO rekayasa menjanjikan hasil kenaikan peringkat terjadi secara instan dan jaminan berlebihan, misalnya pasti ada di urutan teratas dalam tempo cepat.

Tidak Bisa Instan

Yuswohady, pakar marketing yang sudah 20 tahun menekuni bidang pemasaran, menyatakan bahwa tidak semua teknik SEO bisa dipercaya. Para pebisnis online sebaiknya arif dalam menjalankan teknik pemasaran dengan memanfaatkan SEO.

“Saya tidak setuju dengan teman-teman yang menggunakan SEO rekayasa, bukan organik. Saya setuju dengan SEO, tapi bukan yang dibuat-buat sebab itu artinya tidak merefleksikan engagement yang terjadi,” ungkap pria yang pernah menjabat sebagai Managing Partner Inventure.

Kesuksesan yang dijanjikan SEO rekayasa hanya bersifat jangka pendek, bukan jangka panjang. Pengguna jasa ini sama saja dengan membohongi orang lain dan diri sendiri.

“Sukses yang sebenarnya adalah ketika kita berada di urutan pertama Google karena kita memang aktif. Ada aktivitas real, apakah itu konten atau percakapan dengan pelanggan,” imbuh Yuswohady.

Kolumnis di sejumlah media massa ini juga menekankan bahwa semakin banyak tulisan ada di blog atau situs maka semakin besar kemungkinan blog itu muncul di peringkat atas hasil pencarian. Tentu saja hal itu tidak bisa terjadi secara instan. Perlu ada proses. Harus ada aktivitas nyata di blog, situs, atau lapak di toko online, baik itu postingan info jual beli, artikel di blog, atau sekadar komentar singkat. Segala aktivitas di dunia maya akan tercatat dalam lautan informasi.

Seorang pebisnis online mau tidak mau dituntut untuk aktif menulis, memposting, mengunggah foto, dan berinteraksi dengan sebanyak mungkin orang, tentu dalam kapasitasnya sebagai pebisnis. Menurut Yuswohady, brand tidak dapat dibuat secara instan, perlu waktu panjang agar dapat melekat di benak banyak orang. Itu pula yang terjadi dengan lapak online. Lagi pula memakai teknik rekayasa berarti menipu diri sendiri. Tingginya trafik ke suatu situs online akan sia-sia jika tidak menghasilkan transaksi.

Bagaimana Agar Mudah Ditemukan?

Pertanyaan ini terus menghantui para pebisnis online. Bagaimana agar informasi tentang toko onlinenya bisa dengan mudah ditemukan para pengguna Internet? Bagaimana ketika ada orang yang sedang ingin membeli lipstik warna pink maka lapak onlinenya muncul di peringkat teratas hasil pencarian Google?

Sebagai seorang penjual online, kita tidak mungkin berkutat mempelajari algoritma dan aneka teknis rumit demi menaikkan SEO. Menggunakan layanan jasa SEO masih mungkin, namun kita harus lebih selektif lagi, mengingat tidak semua penyedia jasa menggunakan SEO organik.

Ada beberapa strategi yang bisa dijalankan dengan mudah oleh pebisnis online agar lapaknya mudah ditemukan. Apa saja itu?

1. Toko Online Dengan SEO Bagus

Toko online yang ramai dikunjungi orang adalah yang menyediakan banyak kebutuhan. Semakin lengkap ketersediaan produk yang dijual maka semakin banyak pula orang melakukan aktivitas dan interaksi. Dengan begitu, makin besar potensinya untuk mendapatkan SEO yang bagus.

Cara paling sederhana untuk mengetahui apakah suatu toko online punya SEO yang bagus adalah dengan langsung melakukan pencarian di Google. Semua toko online yang muncul di tiga halaman pertama hasil pencarian dapat digolongkan sebagai toko online dengan SEO bagus.

Cara lain adalah dengan melihat Alexa Rank suatu toko online. Alexa Rank merupakan sistem audit untuk mengetahui tingginya trafik dan angka kunjungan ke suatu blog atau situs. Makin kecil angka Alexa Rank suatu situs, makin tinggi peringkatnya, yang berarti makin tinggi trafik dan kunjungannya.

Sebenarnya, bagus tidaknya SEO suatu toko online tergantung pada jumlah informasi yang dimiliki. Bukalapak.com misalnya, saat ini menampung lebih dari satu juta produk aktif dan 3-5 juta produk tidak aktif yang semuanya tersimpan dalam database Google. Otomatis ketika ada yang mencari suatu produk di Google maka bukalapak.com akan muncul di laman-laman awal hasil pencarian.

2. Postingan yang Mudah Dicari

Sudah bergabung dengan toko online yang populer? Kini tinggal bagaimana membuat lapak kita tidak kalah populer. Dalam suatu toko online terdapat ratusan ribu lapak atau toko dengan kemungkinan ada banyak yang menawarkan produk serupa ke pengunjung. Bagaimana agar lapak kita muncul di daftar hasil pencarian Google menjadi ‘pekerjaan rumah’ tersendiri.

Setiap penjual di toko online seperti BukaLapak akan mendapatkan suatu link yang jika diklik akan langsung mengacu ke lapak online pemiliknya. Link ini dapat muncul di laman-laman awal hasil pencarian Google apabila menguasai trik tertentu. Trik ini tidak rumit dan dapat dilakukan ketika menulis postingan. Sebenarnya trik ini merupakan bagian dari SEO organik yang dapat dipelajari siapa saja.

3. Judul yang To The Point

Judul postingan lapak sebaiknya langsung menyebut barang yang dijual secara spesifik. Dengan begitu, postingan bisa mudah ditemukan Google. Mayoritas para pembeli online mencari barang yang dibutuhkan dengan mengetikkan spesifikasi barang, seperti merek, jenis, warna, ukuran, atau kondisi.

Contoh: ’Samsung Galaxy Tab 4 10.1, Black, Second’.

Hindari Huruf Kapital

Memakai huruf kapital atau huruf besar pada judul sering kali dikira akan membuat orang tertarik dan mengekliknya. Ternyata tidak juga. Huruf kapital justru mempersulit postingan ditemukan oleh sistem search engine. Yang perlu dihindari juga adalah penggunaan tanda kutip pada judul. Cukup gunakan tanda baca koma dan titik.

Contoh:

Hindari menulis: DIJUAL JAKET KULIT ‘CASSABLANCA’ ASLI HITAM, MASIH BARU, SEGALA UKURAN!!

Sebaiknya ditulis: Jaket Cassablanca asli, hitam, baru, segala ukuran.

4. Display Produk yang jelas dan Deskripsi Lengkap

Semakin lengkap deksripsi dan semakin banyak kata yang dipakai akan membuat postingan makin mudah ditemukan para pencari di Google. Jelaskan sedetail mungkin kondisi produk, lengkap dengan ulasannya. Kadang perlu dijelaskan pula sekilas bagaimana cara pemesanan dan aturan mainnya karena sering kali calon pembeli masih awam dengan toko online yang bersangkutan.

Contoh:

Barang dijamin masih mulus dan berfungsi baik walau sudah pernah dipakai. Belum pernah rusak, terbanting, atau jatuh. Sensitivitas layar sentuh masih sangat bagus, kualitas kamera oke punya. Sudah dilengkapi dengan layar anti gores berkualitas baik. Bonus casing bagi yang memesan tidak lebih dari seminggu setelah postingan ini dibuat. Pesanan dijamin sampai di tujuan dalam kondisi bagus dan cepat. Jika tidak memuaskan, uang kembali.

5. Unggah Foto Disertai Judul

Setiap kali mengunggah foto barang sebaiknya disertai dengan judul. Sistem search engine sering menangkap judul gambar untuk dimunculkan di hasil pencarian.

Kata Kuncinya: Aktif!

Mengutip ucapan pakar marketing Yuswohady, jika ingin mudah ditemukan Google, aktiflah. Dalam hal ini, bisa aktif menulis blog, postingan barang dagangan, atau jenis interaksi lain di dunia maya. Orang mengunjungi suatu laman Internet karena ada sesuatu di sana dan sesuatu itu bisa ada karena aktivitas. Semua aktivitas itu harus nyata, bukan karena rekayasa seperti yang dilakukan para konsultan SEO yang menghalalkan segala cara.

Jadi, siapa bilang berjualan online itu hanya duduk diam dan membiarkan uang datang dengan sendirinya?

Aktiflah di dunia maya, sama seperti penjual di toko offline yang aktif di dunia nyata. Aktif berpromosi, aktif memposting barang dagangan, aktif menulis blog, aktif mengunggah foto, aktif merespons pesan-pesan yang masuk, aktif melakukan browsing, aktif dalam diskusi di forum-forum sesama penjual online, aktif mengikuti tren terbaru, dan seterusnya. Semua aktivitas itu akan membuat nama kita dan nama lapak online kita kian dikenal, baik oleh pelanggan, calon pelanggan, sesama pebisnis online, dan tentu saja oleh mesin pencari Google.

Tinggalkan Balasan