Stoikiometri : Konsep Mol, Rumus Molekul dan Kadar Unsur Dalam Senyawa

A. Konsep mol

1. Mol

Mol adalah satuan jumlah zat dalam ilmu kimia. Satu mol adalah sejumlah zat yang mengandung 6,02.1023 butir partikel.

  • Satu mol unsur mengandung 6,02 . 1023 butir atom
  • Satu mol senyawa mengandung 6,02 . 1023 butir molekul.

Jumlah mol merupakan terminal pusat jalur lalu lintas stoikiometri.

1 mol zat mengandung 6,022 x 1023 partikel

2. Volume pada saat T dan P

“Volume satu mol zat dalam wujud gas dinamakan volume molar (dengan lambang, Vm) zat tersebut”.

P . V = n . R . T

Dimana:

P = tekanan (satuan atmosfir, atm)

V = volume (satuan liter, L)

n = jumlah mol gas

R = tetapan gas ( 0,08205 L atm/mol. K )

T = suhu mutlak (oC + 273,15K )

Menurut hukum Avogadro:

Pada suhu dan tekanan yang sama (TP sama), maka perbandingan mol gas sama dengan  perbandingan volume gas”

Vm = 22,4 L

V = n x 22,4 L

3. Molalitas :

Molalitas yaitu jumlah mol zat terlarut dalam 1 kg pelarut.

Gr/Mr= mol zat terlarut

p = massa pelarut (gram)

4. Molaritas 

Molaritas adalah jumlah mol zat terlarut dalam satu liter larutan.

Misalnya larutan HCl 0,1 M artinya dalam tiap liter larutan terdapat 0,1 mol HCl atau dalam tiap mL larutan terdapat 0,1 mmol HCl.

a. Molaritas larutan dengan massa jenis ρ, dan kadar P %

b. Volume larutan dengan massa jenis ρ , kadar P % yang diperlukan untuk membuat V (mL) larutan M molar

V1 = Volume larutan yang dibutuhkan

V2 = Volume larutan yang akan dibuat

B. Rumus Molekul Dan Kadar Unsur Dalam Senyawa

1. Rumus Kimia

Rumus Kimia merupakan kumpulan lambang atom atau unsur penyusunnya dengan perbandingan tertentu.

Contoh:

H2O, CH2O, dan C2H6O

Rumus Empiris : rumus kimia yang menyatakan perbandingan terkecil unsur yang menyusun senyawa. Perbandingan mol unsur menyatakan rumus empiris.

Contoh rumus empiris adalah : H2O, CH2O, C2H6O dan lain-lain.

2. Kadar Unsur dalam Senyawa

Perbandingan massa dan kadar unsur dalam suatu senyawa dapat ditentukan dari rumus molekulnya.

3. Pencampuran Konsentrasi yang Berbeda

Merupakan pencampuran dua buah larutan atau lebih yang sejenis dengan konsentrasi yang berbeda untuk mendapatkan konsentrasi yang diinginkan

4. Pengenceran

Pengenceran merupakan penambahan air ke dalam larutan sehingga konsentrasinya lebih rendah. Pada pengenceran, volume dan kemolaran larutan berubah, tetapi jumlah mol zat terlarut tidak berubah (tetap).

V1 = volume larutan mula-mula

M1 = kemolaran mula-mula

V2= volume larutan setelah diencerkan

M2 = kemolaran larutan setelah diencerkan

Sumber:Sukses kuasai materi Kimia

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan