Profesi Desainer Grafis Banyak Dibutuhkan Perusahaan

Lini kehidupan manusia saat ini tidak bisa terlepas dari sebuah karya seni seorang desainer grafis. Dari sebuah produk, logo, ilustrasi, atau iklan membutuhkan mereka. Profesi ini pun tidak mengenal perusahaan besar atau kecil. Bahkan sebuah institusi non-profit pun membutuhkan seorang desainer grafis.

Dari penjelasan tersebut, tidak salahnya kamu memilih untuk menekuni profesi ini. Selain itu, profesi desainer grafis tidak harus membuat kamu menetap di sebuah perusahaan, kamu bisa menjadi freelance dalam hal ini. Menarik, bukan?

Memulai Profesi Desainer Grafis

1. Miliki peralatan yang mendukung

Pekerjaan menjadi desainer grafis membutuhkan peralatan yang tidak mudah. Mereka membutuhkan komputer/laptop yang memiliki spesifikasi mumpuni. Alat penunjang pun diperlukan seperti Wacom.  Aplikasi pun juga harus mereka miliki dengan lengkap, seperti Photoshop, Corel Draw, dan lain-lain.

2. Pelajari Penggunaan Aplikasi Desain

Tentu teknik desain di komputer berbeda dengan tangan. Ada istilah dan teknik tertentu dalam mendesain. Intinya, jika kamu tidak mempelajarinya, kamu akan kesulitan.

3. Buatlah Beberapa Portofolio

Portofolio adalah hal penting untuk meyakinkan klien kamu. Mereka biasanya akan melihat beberapa hasil desain kamu. Jika kamu pernah mendesain untuk sebuah perusahaan itu akan menjadi nilai tambah.

4. Milikilah Jiwa Seni Desain Grafis

Dunia desain grafis berbeda dengan desain lain. Butuh sentuhan berbeda daripada seni desain lainnya. Bagi kalian yang sudah memiliki memang mudah, tapi bagi yang belum? Mungkin bisa diasah perlahan demi perlahan. Poin terakhir adalah salah satu poin inti dari pekerjaan ini. Ibaratnya banyak orang bisa menggunakan teknik mendesain. Dia pandai menggunakan Photoshop, Corel, Indesign, atau yang lainnya. Tetapi karena dia tidak memiliki jiwa tersebut, hasil desainnya pasti akan terasa perbedaannya.

Kamu pun jika memiliki jiwa tersebut, para klien tidak akan ragu untuk membayar hasil karyamu. Mereka tidak akan menganggap enteng dan murah hasil karyamu. Walaupun kamu memiliki jiwa seni yang tinggi pun, kamu juga harus menyesuaikan dengan keinginan para pelanggan. Tidak sedikit juga pelanggan yang rewel. Menyuruh dirimu untuk melakukan revisi dalam waktu yang sangat panjang. Kamu juga harus pandai menghadapi klien yang seperti ini.

Tips Menjadi Desainer Grafis yang Profesional

  1. Buatlah manajemen waktu yang baik. Kamu tentunya akan dikejar deadline. Apalagi kamu memiliki deadline dari banyak klien. Kamu harus memiliki manajemen yang baik, agar tidak tersulitkan oleh deadline
  2. Jangan paksakan dirimu bekerja terus-menerus. Istirahatlah, kadang inspirasi tidak bisa datang terus-menerus. Lagi pula badanmu juga butuh istirahat, bukan?
  3. Jaga makanan dan minuman kamu. Ada banyak desainer yang tidak memperhatikan hal ini. Mereka makan dan minum seenaknya. Hasilnya? Ada yang pernah meninggal karena keseringan minum-minuman berenergi.
  4. Buatlah suasana meja kerja yang mendukung. Ini juga penting, tata meja kerja kamu. Jangan sampai ada barang-barang yang mengganggu.
  5. Jika kamu mendapatkan revisi. Jangan hadapi dengan emosi. Anggap saja itu sebagai pelajaran agar hasil karyamu semakin baik.
  6. Jangan serakah terhadap sebuah proyek. Ingat berapa proyek yang kamu kerjakan. Jangan hanya kamu ingin mendapatkan uang malah merepotkan kamu dengan proyek yang terbengkalai. Selesaikan satu persatu, itu lebih baik.
  7. Teruslah meningkatkan kemampuan desain kamu. Jangan langsung puas. Banyak orang ditinggalkan kliennya karena tidak ada peningkatan mutu hasil kerjanya. Apalagi ini dunia seni. Kamu bisa-bisa tidak mendapatkan tawaran lagi.

Bagaimana Pendapatannya?

Menjadi desainer grafis pada awalnya tidak langsung mendapatkan proyek, terutama bagi kamu pekerja lepas. Baiknya kamu ikut beberapa website yang menyediakan lowongan untuk mengerjakan proyek. Seperti www.freelancer.com atau www.ruangfreelance.com.

Bagaimana dengan pendapatan seorang desainer grafis? Dari pembuatan logo saja kamu bisa mendapatkan bayaran dari 250 ribu sampai 5 juta. Bahkan bisa lebih. Semua tergantung dengan klien dan kinerja kamu selama ini.

Kisah Sukses Mengintip Suksesnya Jacob Cass di Dunia Desain Grafis

Umurnya baru 24 tahun, tapi Jacob Cass telah mendapatkan penghargaan di bidang desain grafis dalam skala nasional hingga internasional. Salah satunya adalah dia mendapatkan penghargaan The Best of Logo Lounge Master Series.

“Menjadi desainer adalah sebuah hal yang alami.” – Jacob Cass. Sebuah perkataan dari Jacob Cass tentang bagaimana cintanya dia dalam pekerjaan ini. Dia mulai mencintai dunia ini ketika dia pertama kali belajar menggunakan Photoshop, CSS, dan HTML. Dalam pembelajarannya dia juga sering bertanya dan berdiskusi dengan teman-temannya.

Jacob Cass pun memulai profesi ini dari level terbawah. Itu juga ketika dia masih menyelesaikan studinya di bidang desain. Selain itu dia juga sering kali menulis tentang desain di blognya. Bagaimana dengan klien? Menurut Cass, semua kliennya berasal dari mereka yang tertarik dengan karya-karya di blognya. Semuanya mulai menghubungi Jacob untuk mendesain hal-hal kecil. Hingga akhirnya sekarang dia menjadi salah satu freelance desain grafis yang sukses.

Satu hal pokok yang kita bisa dapatkan dari Cass adalah tentang dia mencintai dunia desain. Dunia ini telah membawa Cass ke level yang tidak dia bayangkan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa peluang ini bisa kamu raih. Pertanyaannya, apakah kamu mau berusaha seperti Cass?

Source: 60 Cara Online Menghasilkan Uang Saat Weekend

Tinggalkan Balasan