Peluang Karier Menjadi Social Media Strategist

Bagikan Artikel ini:

Sekarang ini banyak perusahaan baik besar maupun kecil yang memanfaatkan kelebihan dari media sosial. Berbagai konten yang menarik disiapkan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan ataupun meningkatkan citra perusahaan di mata masyarakat. Jika konten yang disiapkan tidak cukup menarik, maka kemungkinan perusahaan yang diminati masyarakat akan berkurang. Begitulah tugas seorang social media strategist. Meski demikian, tugas ini dapat dikerjakan di mana pun tanpa harus datang ke kantor, sehingga begitu banyak orang berminat dengan profesi ini.

Bagaimana memulainya?

1. Tertarik pada media sosial

Seperti namanya, social media strategist tentu akan selalu melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan media sosial setiap harinya. Sehingga minat terhadap media sosial haruslah dimiliki seorang social media strategist.

2. Mampu dan aktif mengoperasikan media sosial

Tidak cukup bagi seorang social media strategist jika hanya tertarik saja, kamu juga harus bisa menjalankan setiap media sosial yang ada. Akan menjadi nilai tambah bila kamu aktif menggunakan media sosial tersebut.

3. Memahami seluk-beluk media sosial

Selain itu, seorang social media strategist juga harus memahami seluk-beluk media sosial, setidaknya media sosial yang paling  banyak digunakan saat ini. Paling tidak ada tiga media sosial yang paling banyak digunakan saat ini, yaitu Twitter, Facebook, dan Instagram. Tidak hanyak sekadar bagaimana cara mengoperasikan media sosial tersebut, seorang social media strategist juga harus mengetahui karakteristik dari masing-masing media sosial. Mulai dari jenis kelamin, usia, domisili, tingkat pendidikan, ketertarikannya, dan lain sebagainya. Kamu bisa mempelajarinya dengan mencari riset-riset tentang pengguna media sosial yang bisa dengan mudah kamu temukan di internet.

4. Bergabung dengan komunitas

Mulailah bergabung dengan komunitas seperti www.frelancer.co.id untuk memperluas pergaulan serta membuka peluang untuk memperoleh pekerjaan sebagai social media strategist.

Tips Sukses Menjadi Social Media Strategist

  • Kemampuan berkomunikasi adalah salah satu modal utama yang harus dimiliki seorang social media strategist. Sebab, kadang kala seorang social media strategist yang bekerja secara freelancer atau sebagai pegawai tetap harus mempresentasikan strategi yang sudah disiapkan. Untuk ini penting bagi seorang social media strategist mengasah terus kemampuan komunikasinya agar mempermudahkan proses negosiasi kesepakatan strategi media sosial yang digunakan.
  • Seorang social media strategist dituntut untuk selalu mampu menciptakan strategi media sosial yang jitu. Tak mudah memang karena kamu harus berpikir kreatif dan out of the box. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk memancing tercetusnya ide kreatif, misalnya dengan menonton film, membaca buku, menonton pertunjukan musik dan sebagainya.
  • Untuk membantu melancarkan strategi media sosial yang sudah disiapkan, terkadang seorang social media strategist membutuhkan bantuan tools. Ada banyak tools media sosial yang tersedia di internet, berbayar maupun gratis. Rajin-rajinlah mencoba berbagai macam tools tersebut hingga kamu benar-benar memahami tools yang ada. Jika dari sekian banyak tools yang ada, kamu belum menemukan yang tepat untuk strategi yang telah kamu buat, tidak ada salahnya jika kamu mengusulkan pada klienmu untuk membuat tools yang tepat.
  • Sebaiknya seorang social media strategist secara berkala harus membuat laporan tentang keberhasilan strategi yang telah dilakukan. Secara terbuka kamu harus mengakui di mana letak kekurangan dan kelebihannya. Selanjutkan seorang social media strategist harus kembali menyiapkan berbagai strategi baru untuk memperbaiki kekurangan pada strategi sebelumnya sekaligus meningkatkan sisi-sisi yang sudah bagus dari strategi sebelumnya.
  • Jangan lupa seorang social media strategist harus selalu mengikuti perkembangan berbagai media sosial yang ada. Sebab, secara berkala setiap media sosial sering kali membuat perubahan dengan menambah fitur-fitur baru yang dapat dimanfaatkan untuk memuluskan strategi.

Pendapatan/Gaji Social Media Strategist

Profesi social media strategist memiliki tanggung jawab yang cukup besar. Yakni menyiapkan startegi marketing untuk meningkatkan baik penjualan ataupun citra perusahaan melalui media sosial. Jika pun strategi yang telah disiapkan tidak dapat dijalankan secara maksimal, maka seorang social media strategist harus segera menciptakan startegi baru yang lebih baik. Atas kerja kerasnya, wajar rasanya jika seorang social media strategist memiliki penghasilan yang besar. social media strategist junior rata-rata memiliki penghasilan sekitar 4-5 juta rupiah per bulan. Sedangkan seorang social media strategist senior rata-rata memiliki penghasilan sekitar 7-8 juta rupiah per bulan.

10 Media Sosial Terpopuler di Indonesia

10 Media Sosial Terpopuler di Indonesia by pexels.com

 

  1. Facebook: Media sosial nomor satu di dunia yang dibuat oleh Mark Zuckerbeg dengan jumlah seluruh pengguna di dunia mencapai 1 miliar.
  2. Twitter: Sebuah microblogging dengan ciri khas awalnya yang hanya 140 karakter ini didirikan oleh Jack Dorsey pada tahun 2006.
  3. Foursquare: Media sosial yang lebih mengutamakan lokasi penggunanya. Biasanya digunakan oleh mereka yang suka mengunjungi berbagai tempat untuk check-in.
  4. Instagram: Ditujukan bagi para pengguna yang suka mengambil foto kemudian mengedit dan membagikannya secara luas. Media sosial ini juga digunakan sebagai album foto digital.
  5. LinkedIn: Didesian khusus bagi pekerja profesional yang cenderung digunakan untuk kepentingan bisnis. Indonesia berada di posisi ketiga pengguna LinkedIn terbanyak di dunia.
  6. Tumblr: Media sosial yang berwujud seperti sebuah blog bisa digunakan untuk berbagi teks, video, audio, foto, quote, danlink. Dilengkapi dengan fitur yang tidak ada di blog pada umumnya yaitulike dan reblog.
  7. Soundcloud: Merupakan sebuah media sosial yang berbasis audio dan dapat digunakan secara gratis. Soundcloud sering digunakan oleh calon musisi dan musisi untuk mempromosikan karyanya.
  8. Youtube: Dikhususkan untuk layanan video yang memiliki banyak pengaruh untuk dunia hiburan, komunikasi, informasi, kesehatan, bisnis, dan yang lainnya. Menyajikan berbagai jenis video yang bisa ditonton secara gratis.
  9. PINTEREST: Tidak jauh berbeda dengan Instagram, digunakan sebagai media promosi dalam bentuk foto. Dilengkapi dengan fitur board, semacam album untuk mengelompokkan jenis foto.
  10. Path: Disebut sebagai smart journal online. Didesain untuk media berbagi informasi seputar kegiatan pengguna kepada orang terdekatnya.

Sumber: 60 Cara Online Menghasilkan Uang Saat Weekend

Bagikan Artikel ini:

Tinggalkan Balasan