Pelajari Cara Berpikir Entrepreneur yang Sukses

“Ketika pikiran kita sudah berubah, pilihan-pilihan kita berubah, keputusan kita berubah, dan hidup kita pun akan berubah.”

John C. Maxwell mengatakan bahwa orang-orang sukses memiliki satu kesamaan, yakni cara mereka berpikir. Apabila kita ingin sukses seperti mereka, ada baiknya kita mengenal cara berpikir mereka yang sering kali ajaib. Jadi mulai saat ini coba perhatikan setiap perubahan pikiran yang terjadi dalam diri kita. Ketika cara berpikir kita berubah, seluruh cara pandang kita tentang sesuatu juga akan berubah dan bisa jadi akan lebih mudah melihat pilihan-pilihan lain yang sebelumnya tidak kita lihat. Setelah cara berpikir dan cara pandang kita mengalami perubahan, jangan heran kalau hidup kita secara keseluruhan juga akan mengalami perubahan.

Saat ini, banyak media—juga orang-orang—yang mendengungkan betapa pentingnya “jiwa entrepreneur”. Sesungguhnya yang mereka maksudkan adalah mengenai cara berpikir. Ketika kita mulai berpikir sebagai seorang entrepreneur, maka kita pun akan berkata-kata dan bertindak sebagai seorang entrepreneur.

Ketika hal itu terjadi dan cara berpikir entrepreneur sudah menjadi bagian dalam diri kita maka kita tidak melihat diri kita lagi sebagai seorang karyawan. Kita akan berpikir secara mandiri dan kreatif, bukannya hanya diam dan menunggu perintah. Kita akan lebih memilih untuk menyelesaikan masalah daripada mengeluh dan mencari-cari alasan. Kita pun menjadi pejuang yang tak kenal kata menyerah, yang ketika malam masih menangis akibat kegagalan, namun di pagi hari berikutnya akan tetap bangun dengan semangat baru. Prinsipnya, ketika kita berpikir seperti seorang entrepreneur, kita akan hidup sebagai entrepreneur. Ketika kita berpikir seperti orang sukses, kita akan hidup sebagai orang sukses. Jadi, bagaimana sebenarnya cara berpikir orang sukses?

1. Melihat Gambaran Secara Keseluruhan

Kebanyakan dari kita sering melihat apa yang ada di depan mata kita saja dan hanya berdasarkan sudut pandang kita sendiri. Padahal kalau kita berpikir dengan mempertimbangkan gambaran yang menyeluruh, pandangan kita akan menjadi lebih luas. Dengan pandangan yang menyeluruh, kita dapat menentukan dari sisi mana kita melihat. Tidak hanya itu, melihat gambaran secara menyeluruh akan membantu kita mengetahui apa saja yang harus kita lakukan. Hal ini juga berlaku dalam menjalankan bisnis. Di dalam bisnis, pelanggan adalah raja.

Oleh sebab itu, kita perlu melihat segalanya dari perspektif para pelanggan. Kita perlu mengetahui kehidupan mereka secara keseluruhan untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan mereka. Kita juga perlu memahami apa saja yang mereka sukai dan yang tidak. Jika hal ini sudah kita kuasai, kita tidak perlu lagi membujuk atau memaksa mereka untuk membeli produk kita. Mereka pasti sudah tahu apa yang harus mereka lakukan begitu mereka menyukai produk yang kita tawarkan. Dengan kata lain, pada saat sudah mengenal dan mengetahui cara pandang pelanggan kita secara keseluruhan, kita hanya akan menawarkan produk sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka saja.

Jika ingin sukses, milikilah cara berpikir orang sukses. Sesungguhnya apa yang kita lihat tergantung siapa kita dan bagaimana kita berpikir. Ketika masih menjadi karyawan, cara berpikir kita adalah cara berpikir karyawan. Kita hanya memandang sejauh pekerjaan kita saja. Setiba di kantor, kita biasanya akan memeriksa jadwal pekerjaan hari itu, lalu cukup puas dengan sejumlah uang yang ditransfer setiap bulan ke rekening kita. Apabila kita adalah seorang manajer, kita akan dituntut untuk berpikir lebih luas dan memandang pentingnya hubungan antara divisi yang satu dengan yang lain. Namun apabila ingin menjadi pebisnis, kita harus memandang dunia dengan lebih luas sehingga memiliki gambaran keseluruhan mengenai bisnis yang kita masuki. Kita juga harus mengamati bagaimana perkembangan industri di bidang itu sekarang dan masa depan. Hal ini perlu dilakukan agar kita tahu apa yang dapat kita lakukan dan apa yang tidak perlu dilakukan.

Cara berpikir ini dapat ditumbuhkan dan dilatih, yaitu dengan memberi kesempatan pada diri kita sendiri untuk belajar terus-menerus. Cara berpikir ini juga dapat ditumbuhkan dengan mempelajari pandangan orang lain. Memandang dari cara pandang orang lain akan memperluas wawasan kita dan memperbanyak ragam pilihan yang terlihat oleh kita.

2. Melihat Sasaran Dalam Kerangka Keseluruhan

Pada saat kita berpikir dengan gambaran yang menyeluruh, kita akan melihat visi kita yang sebenarnya. Orang yang memiliki visi adalah orang yang dapat memandang jauh ke depan. Seorang anak buah kapal hanya berjaga-jaga dari hantaman ombak dan mengerjakan hal-hal yang ada di depan matanya. Sementara, nahkoda kapal harus memiliki visi secara keseluruhan akan keselamatan pelayaran itu. Nahkoda harus sudah mengetahui dengan jelas tujuan akhir pelayaran, kapan mereka tiba di tempat tujuan, bagaimana cuaca selama pelayaran, dan sebagainya. Lalu ketika pelayaran dilakukan, ia bertanggung jawab pula mengatur kecepatan, mengubah arah bila diperlukan, dan sebagainya. Intinya, kalau kita sudah memiliki visi, kita bisa melihat secara keseluruhan apa saja yang harus kita lakukan untuk mencapai tujuan akhir kita.

Sumber: Segera Resign & Mulai Bisnis! (Sri Masiang)

Tinggalkan Balasan