Merilis Produk dan Globalisasi Produk Startup

Bagikan Artikel ini:

Merilis produk secepatnya sangat penting karena beberapa hal:

  • Kesan pertama itu penting
  • Dengan memperkenalkan produk lebih awal daripada kompetitor, perusahaan bisa mendapatkan market share dengan cepat.
  • Kesalahan kecil bisa dikoreksi setelah rilis.

Banyak startup di seluruh dunia telah mengembangkan teknologi layanan baru. Dampak yang kuat dari peluncuran pertamanya menjadi sangat penting.

Menciptakan Tim Teknis

Bagian ini meliputi tiga konsep penting: 1) melakukan riset pasar yang tepat dan mengembangkan produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen, 2) menganalisis kompetitor dan mengembangkan produk yang unik, 3) mendapatkan respons dari konsumen di tiap tahapan pengembangan untuk menciptakan produk yang lebih efektif dan efisien.

Di antara perusahaan startup nyang sukses, sebagian melakukan outsource pengembangan. Perusahaan-perusahaan di India, Tiongkok, dan Eropa Timur sering berkontribusi pada pengembangan. Dengan cara ini tim pengembangan tidak harus selalu bekerja untuk satu perusahaan tertentu.

Outsourching pada pengembangan produk sangat efisien. Walaupun begitu, jika sebuah produk di-outsource, komunikasinya harus lebih efektif. Misalnya kepala tim pengembangan harus selalu bisa berhubungan dengan CEO untuk mengantisipasi kondisi yang berubah-ubah.

Fenox Venture Capital telah menginkubasi startup E-Commerce pada masa lalu. Untuk perusahaan-perusahaan ini, pengembangnya di-outsource ke Indonesia dan Eropa. Komunikasi menjadi kunci untuk menjaga agar arahan dan kecepatan pengembangan produk selalu terkendali.

Lokasi suatu produk dikembangkan bukanlah masalah besar. Hal ini yang penting adalah mengembangkan produk dengan riset pasar dan analisis kompetitor yang tepat, sembari mendapatkan respons yang penting dari konsumen. Jika Anda mengikuti prosedur yang benar, kemungkinan pengembangan sebuah produk yang bagus akan semakin besar.

Saat Anda  memperluas jangkauan penguna secara global, Anda harus memperhatikan budaya setiap wilayah dan mengembangkan produk yang sesuai. Di sini, kami mengambarkan secara spesifik perbedaaan antara pendekatan standardisasi dan lokalisasi.

1. Standardisasi

Standardisasi adalah ketika model tiap produk yang sama dirilis di seluruh dunia. Karena tidak perlu mengembangkan layanan dan produk sesuai wilayahnya, biaya standardisasi jauh lebih rendah. Contoh stndardisasi adalah Apple. Apple menyediakan produk yang sama (seperti iPhone dan Komputer Mac) di seluruh dunia. Android, di sisi lain menyesuaikan produknya untuk memenuhi kebutuhan setiap wilayah.

2. Lokalisasi

Lokalisasi membantu memperbaiki produk dengan menyesuaikan pasar yang spesifik. Karena diadaptasikan dengan budaya lokal, produk akan lebih diterima. Ini bukan proses yang muda. Proses melokalkan produk sering memerlukan waktu yang cukup lama dan bisa jadi memerlukan biaya yang cukup besar.

Untuk memastikan kesuksesan yang luas di seluruh Asia Tenggara. Tech in Asia perlu media yang relevan di tiap negara. Dibutuhkan publikasi artikel yang menarik bagi sebagian dan semua budaya dalam wilayah ini. Dengan mempekerjakan  editor dan penulis lokal, Tech in Asia melokalkan produknya dengan sukes. Tech in Asia memiliki beragam versi situs web untuk pengunjung yang berbeda. Sejauh ini mereka telah mengembangkan versinya dalam bahasa inggris, Vietnam, dan Indonesia, dengan konten eksklusif untuk tiap negara. Dengan memodifikasi produk mereka untuk tiap pasar, Tech in Asia mendapatkan perhatian yang mengesankan.

Source: Startup Pedia (Anis Uzzaman)  

Bagikan Artikel ini:

Tinggalkan Balasan