Menyusun Rencana Pemasaran Strategis

Pada masa lalu, tugas pemasaran hanyalah menarik pelanggan. Saat ini, pemasaran berfungsi pula untuk mempertahankan dan menambah jumlah pelanggan. Oleh karena itu, strategi pemasaran memegang peranan penting dalam bisnis, terutama dengan adanya kesetaraan produk sebagai akibat dari mudahnya mendapatkan informasi.

Setiap rencana yang baik memiliki lima bagian dasar berikut.

Analisis Situasi Pasar

Buatlah pemeriksaan terhadap hasil penjualan dan laba terakhir, pasar sasaran, dan estimasi penjualan. Selain itu, analisis pula kekuatan dan kelemahan bisnis kita dibandingkan pesaing utama. Terakhir, analisis lingkungan tempat kita melakukan pemasaran, misalnya terkait peraturan pemerintah, tren, pemakaian teknologi, dll.

Tujuan

Harus ada tujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan rencana strategi pemasaran. Misalnya, meluncurkan produk baru untuk mendatangkan lebih banyak keuntungan atau meningkatkan penjualan produk yang telah ada.

Strategi

Strategi adalah cara-cara yang akan kita tempuh agar dapat mencapai tujuan. Misalnya, tujuan kita adalah meningkatkan penjualan maka yang harus kita lakukan, di antaranya menyiapkan materi promosi yang proaktif, mengadakan event sekaligus bazaar produk A untuk mengangkat penjualan produk B, membidik pelanggan baru dengan membagikan sampel produk, dan lain sebagainya.

Taktik

Tindakan-tindakan spesifik dari strategi dibutuhkan dalam tahap ini. Kita perlu memiliki taktik jitu agar seluruh rencana pemasaran yang telah disusun bisa direalisasikan, misalnya dengan menggunakan brosur, memasang iklan di radio, menggandeng para blogger untuk menuliskan review me ngenai produk yang kita unggulkan, atau membagikan gimmick untuk pembeli yang membeli produk kita.

Anggaran

Anggaran adalah biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan semua taktik demi tercapainya tujuan. Setelah mengetahui lima bagian dasar rencana pemasaran, kita tinggal mengisi setiap bagian sesuai dengan rencana pemasaran yang kita inginkan.

Contoh:

1. Analisis Situasi.

  • Pasar sasaran: Remaja 14-20 tahun.
  • Kelebihan produk: Memiliki lebih banyak rasa.
  • Kekurangan: Harga lebih mahal dibanding pesaing utama.
  • Teknologi: Media sosial, produk bisa pesan antar, penjualan secara online, pembeli dapat menuliskan review dan rating.
  • Analisis lokasi: Dekat dengan beberapa sekolah SMP dan SMA swasta, dekat dengan bimbingan belajar.

2. Tujuan.

Memperkenalkan produk minuman baru: Teh bubble dengan berbagai varian rasa dan topping.

3. Strategi

Memberikan sampel, promosi dan event, memberi diskon selama minggu pertama.

4. Taktik

Sampel minuman dalam gelas kertas kecil dan berpromosi di Instagram.

5. Anggaran

100 gelas kertas : Rp60.000

Contoh Minuman : Rp150.000

Pulsa : Rp50.000

Rp. 260.000

Sumber: 101 Problem Solving for Entrepreneur

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan