Cara Menghilangkan Jerawat dan Kulit Berminyak Dengan Bahan-Bahan Alami

1. Stroberi

Dalam sejarah Yunani kuno buah yang bernama latin Fragaria ananassa ini merupakan lambang dewi cinta. Keindahan cinta pada masa itu dilambangkan karena warna, rasa, dan manfaat yang luar biasa pada buah ini. Buahnya yang berwarna merah menandakan bahwa buah ini kaya akan pigmen warna antosianin dan antioksidan yang tinggi. Selain itu buah stroberi mengandung vitamin C, kaya akan serat rendah kalori, folat, potasium, serta asam ellagic. Asam ellagic ini ampuh untuk mencegah keriput dan memperbaiki sel maupun jaringan kulit yang rusak yang disebabkan oleh paparan sinar UV.

Stroberi mengandung vitamin C sebanyak 56,7 miligram per 100 gram. Berdasarkan studi The Iowa Women’s Health Study, kandungan vitamin C tersebut dapat mengurangi risiko terserang penyakit kanker hingga 37% termasuk di dalamnya risiko kanker kulit. Buah stroberi juga berperan penting dalam sistem imunitas tubuh. Khasiat lainnya dengan mengonsumsi buah stroberi secara rutin akan membantu proses regulasi tekanan darah.

Dengan kata lain dapat membantu untuk meredakan stres yang merupakan salah satu pemicu utama munculnya jerawat. Selain itu, ditambah kandungan asam salisilat yang memastikan penggunaan stroberi pada wajah sebagai masker akan membantu mengatasi masalah jerawat dan kulit wajah yang berminyak. Kandungan vitamin B1, B2, dan provitamin A pada buah ini juga akan membuat kulit lebih cerah dan bersih.

2. Pepaya

Tumbuhan yang konon berasal dari negeri telenovela berada yaitu Meksiko ini memiliki manfaat yang dapat dirasakan dengan dikonsumsi langsung maupun sebagai masker atau kegunaan kecantikan lainnya. Buah pepaya mengandung berbagai jenis enzim, vitamin dan mineral. Kandungan vitamin A-nya lebih tinggi dibandingkan dengan wortel dan kandungan vitamin C-nya yang lebih tinggi dari jeruk menjadikan buah ini memiliki khasiat antioksidan yang sangat ampuh.

Kadar protein dalam buah pepaya cukup rendah yakni 4-6 gram per kilogram berat buah. Kandungan enzim papain di dalam buah pepaya ini juga membuat buah ini mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri. Khasiat dari papain ini salah satunya adalah dapat memecah protein menjadi arginin yang merupakan salah satu asam amino esensial yang dalam kondisi normal tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia. Proses pembentukan arginin dengan papain ini turut memengaruhi kinerja Human Growth Hormone (HGH) yang berperan dalam meningkatkan kesehatan otot dan mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh. Buah pepaya juga berperan sebagai antiseptik alami sehingga penggunaan pepaya sebagai alat kesehatan juga akan membantu meningkatkan kecantikan.

3. Jeruk

Buah jeruk kaya akan vitamin C yang bermanfaat bukan hanya untuk kesehatan namun juga berkhasiat untuk kecantikan. Vitamin C merupakan sejenis antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dan mempunyai peran penting dalam regenerasi sel. Vitamin C juga mampu meningkatkan produksi kolagen pada kulit sehingga elastisitas kulit tetap terjaga. Mengonsumsi jeruk dipercaya sebagai diet sehat untuk menurunkan kadar kolesterol dan lemak jahat dalam tubuh manusia.

Menurut buku The New Whole Food Encyclopedia karya Rebecca Wood, satu buah jeruk beserta kulitnya mengandung lebih dari 60 flavonoid dan 170 fitronutrien berbeda. Untuk itu kulit jeruk pun dapat digunakan sebagai perawatan kecantikan alami. Kulit jeruk ini dapat mengusir komedo, sel-sel mati, jerawat, dan menutup pori-pori pada kulit wajah. Penipisan kulit mati dan kotoran di permukaan kulit wajah akan membuat penyumbatan pori-pori menjadi berkurang yang sangat baik untuk jenis kulit berminyak dan berjerawat.

4. Pisang

Buah yang bernama latin Musa acuminata ini merupakan antibakteri natural yang sangat baik dalam mengobati noda hitam dan jerawat pada kulit wajah. Antioksidan dan vitamin yang dikandung buah pisang juga berperan dalam mencegah penuaan dini. Kandungan potasium yang tinggi pada pisang jika dikonsumsi secara rutin dapat membantu mengontrol keseimbangan natrium dan pelepasan cairan dalam sel sehingga sangat baik bagi seseorang yang mengalami masalah dengan produksi minyak berlebih pada kulit wajahnya.

Kandungan vitamin A dan Kalium pada pisang merupakan nutrisi yang baik untuk menjaga kelembapan kulit. Selain buahnya yang langsung dapat dikonsumsi, kulit pisang dapat dijadikan alternatif sebagai scrub untuk membuang kulit kering yang sudah mati.

5. Apel

Konon buah apel merupakan buah yang dipercayai sebagai rahasia kecantikan tertua yakni semenjak 300 SM buah ini sudah mulai ditanam. Awal pertama ditemukan di Asia berbentuk kerdil namun dikembangkan ke Eropa yang menjadikan apel banyak memiliki jenis dan varian.

Nutrisi yang ada dalam sebuah apel adalah kalium, pektin, dan selulosa. Kalium berperan dalam mengatur denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur metabolisme dan mengendalikan keseimbangan jaringan dan sel dalam tubuh. Pektin merupakan serat yang dapat larut dalam air ini terkandung banyak pada daging buah apel. Sedangkan selulosa banyak ditemukan dalam kulit apel.

Apel merupakan buah favorit yang dijadikan camilan sehat para selebriti. Apel menjadi “teman” yang sangat baik dalam menurunkan berat badan seseorang. Dengan mengonsumsi apel, sistem pencernaan semakin baik dan dapat menurunkan risiko terkena kanker usus karena kandungan fitokimia dan flavonoid yang tinggi dibandingkan dengan buah lainnya.

Apel meskipun kebanyakan jenis memiliki rasa yang manis, namun gula yang dikandung dalam apel adalah jenis fruktosa yang ramah dalam peredaran darah. Sehingga, bagi orang yang memiliki wajah kulit berminyak dan berjerawat dapat aman mengonsumsi buah yang satu ini.

6. Cuka Apel

Cuka apel merupakan bahan dapur yang dapat digunakan untuk perawatan tubuh dan kulit wajah. Artis sekaliber Scarlet Johansson pemeran Natasha Romanoff pada serial “The Avenger” sering menggunakan cuka apel sebagai toner alami dari sebagian ritual pada saat membersihkan wajahnya.

Cuka apel sangat baik berperan dalam menjaga pH pada kulit wajah yang berminyak dan berjerawat. Selain itu, kandungan asam di dalamnya dapat berperan sebagai lawan yang ganas untuk kuman-kuman yang menempel dengan sengaja atau tidak pada tubuh manusia. Cuka apel berperan dalam mengatasi peradangan yang diakibatkan infeksi pada jerawat. Walaupun cuka apel memiliki bau yang menyengat, bau cuka tersebut ampuh untuk menetralkan bau keringat pada badan.

7. Madu

Madu mempunyai kemampuan antibakteri alami yang dapat membantu melawan jerawat dan bintik merah pada wajah. Madu dapat mengurangi infeksi dan terbukti sangat efektif sebagai obat tradisional alami dalam perawatan kulit yang berminyak dan berjerawat. Madu juga merupakan antiseptik alami. Ketika madu dicampur dengan air akan membentuk hidrogen peroksida yang merupakan agen mikrobiologis. Untuk itu madu dapat membantu pemulihan luka, bengkak dan memar.

Selain itu, madu merupakan pembersih alami. Madu ini dapat membuka pori-pori pada wajah dan mengangkat kotoran di dalamnya sehingga menjadikan kulit wajah bersih dan bersinar. Penggunaan madu secara rutin akan membantu kulit wajah menemukan titik keseimbangan kadar minyak di dalamnya. Madu tidak membuat kering melainkan tetap lembap sehingga kulit wajah akan tetap lembut. Kandungan alami madu dapat melindungi wajah dari paparan sinar UV dan mencegah penuaan dengan menekan penampakan keriput pada wajah. Madu juga banyak mengandung antioksidan yang dapat mengatasi kerusakan kulit.

8. Lemon

Lemon si asam yang segar ini merupakan antibakteri alami yang dapat mengobati jerawat. Selain itu, kandungan vitamin C yang kaya pada lemon mampu membersihkan minyak dan bintik merah pada kulit wajah. Vitamin C mampu menghilangkan radikal bebas dan memacu produksi kolagen yang sangat baik untuk pengencangan kulit wajah.

Adanya asam sitrat pada lemon ini dapat mencerahkan kulit wajah. Pada lemon juga ditemukan vitamin B dan fosfor yang mampu membantu menghilangkan flek hitam pada wajah. Pada saat menambahkan lemon ke dalam campuran bahan masker hindari paparan sinar matahari karena sifat lemon yang sensitif. Sehingga lebih baik menggunakan lemon sebagai masker pada sore hari menjelang malam hari.

9. Oatmeal

Oatmeal sudah dikenal sejak awal 2000 M yang memiliki manfaat untuk kecantikan. Sereal yang satu ini mampu mengatasi sel-sel kulit yang mati (exfoliating agent), mengobati iritasi, dan kemerahan pada kulit wajah. Penggunaan oatmeal sebagai masker secara rutin mampu membuat kulit yang tadinya berminyak dan berjerawat menjadi lebih bercahaya.

Menurut FDA Amerika, oatmeal dapat secara efektif mengatasi kekeringan dan peradangan akibat jerawat karena bubuknya yang halus mengandung senyawa yang baik untuk kulit wajah. Oatmeal juga kaya akan lemak sehat yang dapat melembapkan kulit.

Kandungan protein pada oatmeal akan menjamin kotoran dari luar tidak masuk ke dalam pori-pori kulit, sedangkan yang bermanfaat bagi kulit tetap meresap ke dalam kulit wajah. Protein tersebut adalah saponin yang merupakan pembersih alami yang mampu menghilangkan kotoran dan minyak pada pori-pori.

10. Seledri

Bahan yang sering kita temukan di dapur sebagai salah satu bahan pembuatan sup ini mampu menyerap minyak dan mengobati jerawat. Dari ukurannya yang kecil, menyimpan khasiat yang menakjubkan untuk kecantikan wajah dan kesehatan tubuh. Seledri kaya akan vitamin A, zat besi, mineral dan kalium.

Sayuran hijau ini dapat mengatasi panas tenggorokan di musim kemarau ketika meminumnya 2-3 kali sehari. Seledri juga dapat menenangkan sistem saraf dan mengontrol tekanan darah. Sehingga ia mampu membuat rileks dan meringankan depresi.

11. Kayu Manis

Sejak lama kayu manis digunakan sebagai obat tradisional bahkan keberadaannya dicari oleh para kolonial. Selain sebagai obat, kayu manis juga berperan dalam perawatan kecantikan kulit wajah. Penggunaan kulit manis pada masker wajar akan membantu mengatasi permasalahan jerawat. Selain itu, kandungan antiinflamasi di dalamnya dapat mengangkat sel kulit mati sekaligus menghaluskan kulit wajah.

12. Susu dan Yoghurt

Meskipun makanan yang mengandung lemak tidak disarankan pada seorang yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat namun susu dapat diaplikasikan sebagai masker untuk mengatasi permasalahan jerawat pada kulit wajah. Hal ini dikarenakan susu dapat menyejukkan dan membantu iritasi kulit wajah dan membantu kulit yang memerah karena jerawat.

Konon Ratu Cleopatra menggunakan susu pada masker di wajahnya. Selain susu, yoghurt tawar atau susu asam hasil fermentasi bakteri Lactobacillus acidophillus juga selain enak dimakan juga memiliki sifat antibiotik yang luar biasa yaitu kemampuannya untuk membunuh bakteri pada kulit. Yoghurt banyak mengandung vitamin B, asam laktat, seng, dan protein. Kombinasi yoghurt dengan madu sebagai masker wajah dapat membersihkan, melembutkan dan memberi efek menenangkan.

13. Cendana

Bubuk kayu cendana secara ajaib mampu menutupi pori-pori kulit yang terbuka akibat peradangan jerawat pada kulit wajah. Zat ajaib itu adalah asam azelaic yang mampu menghilangkan bekas jerawat pada wajah. Di samping bahannya yang mudah ditemukan, penggunaan bubuk cendana sebagai perawatan kecantikan juga sangat mudah.

14. Garam

Garam laut (sea salt) yang memiliki tekstur menyerupai kristal, merupakan pembersih alami yang mengandung antibakteri dan dapat digunakan untuk mengangkat sel-sel kulit yang mati. Garam mengandung mineral bikarbonat, sulfat, nitrat, klorida, dan kalsium. Membersihkan wajah yang berminyak dan berjerawat dengan garam yang dicampur dengan air hangat dapat membantu proses penyembuhan pada kulit.

15. Green Clay dan Tanah Liat (Ionic Clay)

Ionic clay dapat membantu membersihkan pori-pori dan mengeluarkan minyak berlebih yang mungkin tersimpan di dalamnya. Green clay sama halnya dengan ionic clay, berfungsi untuk mengeluarkan minyak bahkan yang berada di dalam pori-pori. Dengan berkurangnya minyak di wajah, kulit wajah akan terasa lebih segar dan dapat mencegah pori-pori tersumbat.

16. Pinang

Buah pinang yang mungkin hanya sering digunakan oleh nenek kita sebagai bahan tambahan dengan sirih untuk memutihkan dan menguatkan gigi mereka ternyata juga bermanfaat dalam mengobati jerawat secara alami. Kandungan antibakteri yang terdapat pada biji pinang dapat melawan bakteri timbulnya jerawat secara efektif.

17. Aprikot

Buah yang bernama latin Prunus armeniaca yang memiliki kulit keemasan dan tekstur beludru ini mengandung nutrisi yang penting bagi kulit wajah seperti vitamin A (kadar 914,20 IU), vitamin C, beta karoten (544,95 mcg), vitamin K (1,2 mcg), kalium (104 mg), magnesium (3 mg), folat (3 mcg) dan fosfor (7 mg).

Satu buah aprikot dengan berat 40 gram mengandung 17 kalori, 4 gram karbohidrat, 0,5 gram protein, 3 gram gula, 1 gram serat, 1 gram lemak tanpa kolesterol. Selain itu buah aprikot mengandung lycopene dengan kadar tinggi yang merupakan antioksidan yang dapat mengurangi risiko jenis kanker kulit. Sehingga konsumsi maupun penggunaan aprikot untuk perawatan kecantikan seperti masker bagi orang yang memiliki jenis kulit berminyak dan berjerawat sangat dianjurkan.

18. Beras Putih

Beras putih mengandung thiamine (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), niacin (vitamin B3), asam pantotenat (vitamin B5), vitamin B6, asam folat (vitamin B9), vitamin E, gluten, selulosa, gula, gamma oryzanol, kalsium, zat besi (Fe), magnesium, mangan, fosfor, kalium, dan seng.

Beras terbukti bisa membuat kulit tetap kencang dan bebas jerawat, selain itu beras putih banyak digunakan untuk menyejukkan kulit, dapat mengurangi iritasi pada kulit sensitif, menenangkan kulit yang merah akibat terpapar sinar matahari.

19. Bawang Merah

Bawang merah terkenal dengan bahasa latinnya Allium cepa L. mengandung saponin, flavonglikosida, minyak atsiri, sikloaliin, floroglusin, peptida, dihidroaliin, vitamin C, vitamin B, metialiin, kuersetin, kaemfreol, kalium, serat, asam folat, kalsium, sulfur, dan zat besi. Kandungan sulfur pada bawang merah dianggap dapat mencegah kanker. Kandungan flavonglikosida berfungsi sebagai anti radang, pembunuh bakteri, sedangkan kandungan saponinnya mengencerkan dahak.

Selain itu, bawang merah juga berkhasiat untuk menurunkan panas, menghangatkan, memudahkan pengeluaran angin dari perut, melancarkan pengeluaran air seni, mencegah penggumpalan darah, menurunkan kolesterol, dan kadar gula dalam darah.

20. Bawang Putih

Bawang putih terkenal dengan bahasa latinnya Allium sativum mengandung karbohidrat, serat, lemak, protein, betakaroten 5 mg, thiamine (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), niacin (vitamin B3), asam pantotenat (vitamin B5), vitamin B6, asam folat (vitamin B9), vitamin C, kalsium, besi (Fe), magnesium, fosfor, kalium, sodium, seng, mangan, dan selenium.

Bawang putih telah digunakan sebagai obat selama ribuan tahun, manfaat bawang putih di antaranya menangkal flu, mengobati rematik, meredakan insomnia membasmi cacing perut, mampu memerangi penyakit hipertensi, stroke, jantung koroner, diabetes, ketidakseimbangan kolesterol, dan kanker. Selain itu, bawang putih juga telah digunakan untuk kecantikan alami dalam mengontrol minyak berlebih, kulit berjerawat, dan noda bekas jerawat.

21. Minyak Zaitun

Minyak zaitun telah digunakan oleh Ratu Mesir Cleopatra sebagai salah satu rahasia cantik alami. Minyak zaitun mengandung trigliserida, gliserol, pigmen, senyawa aroma, sterol, tokoferol, fenol, okoferol, asam oleat, tokoferol, vitamin E, hydrohytyrosol, tyrosol, beberapa asam fenolik, omega 3, vitamin C, vitamin D, vitamin K, vitamin A.

Kandungan vitamin D dan fenol bermanfaat sebagai zat antioksidan yang akan mencegah penuaan dini. Kandungan vitamin C bermanfaat untuk memproduksi kolagen yang sangat bermanfaat untuk kuku, rambut, dan kulit wajah. Vitamin C juga akan membantu mengurangi keriput dan mencerahkan kulit. Kandungan omega 3-nya bermanfaat untuk memperkuat folikel rambut dan menjadikan rambut terlihat berkilau.

Kandungan vitamin A pada minyak ini berguna untuk mengatasi rambut kering, membantu pertumbuhan rambut, dan membantu perbaikan jaringan kulit. Vitamin E yang terkandung bermanfaat untuk mengurangi kulit kasar dan kering, sedangkan vitamin K dapat mengurangi lingkar hitam pada mata, menghilangkan memar dan noda hitam pada kulit.

22. Wortel

Wortel mengandung karbohidrat, gula, diet serat, lemak, protein, vitamin A, betakaroten, thiamine (vitamin B1), riboflavin (vitamin B2), niacin (vitamin B3), vitamin B6, asam folat (vitamin B9), vitamin C, kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, sodium, dan falcarinol. Kandungan falcarinol dapat mencegah penyakit kanker. Betakaroten yang terkandung berfungsi sebagai antioksidan yang dapat membantu tubuh untuk melawan pengaruh negatif dari radikal bebas. Untuk itu wortel sangat baik dikonsumsi agar terhindar dari beberapa penyakit seperti mencegah stroke, menurunkan kolesterol, dan mencegah penyakit jantung. Kandungan vitamin A wortel selain untuk kesehatan mata juga untuk menyehatkan dan mencerahkan kulit, menghilangkan bercak hitam atau yang biasa disebut dengan flek hitam pada wajah.

 23. Teh Hijau

Teh hijau banyak mengandung polifenol, proanthocyanidin, polyester, katekin (C), epikatekin (EC), galokatekin (GC), epigalokatekin (EGC), epikatekin galat (ECG), galokatekin galat (GCG), epigalokatekin galat (EGCG), quersetin, kaemmferol, mirisetin, karbohidrat, pektin, asam pektat, kafein, klorofil, asam amino, asam organik, minyak esensial, resin, vitamin C, vitamin K, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, magnesium, kalium, flour, natrium, kalsium, seng, mangan, kuprum, selenium, enzim invertase, polifenol oksidase, amilase, b-glukosidase, oximetilase, protease, dan peroksidase.

Teh hijau bermanfaat sebagai antimikroba (bakteri dan virus), antioksidan, antiradiasi, memperkuat pembuluh darah, melancarkan sekresi air seni, menghambat pertumbuhan sel kanker, mencerahkan kulit, mengurangi produksi minyak, dan menghilangkan noda bekas jerawat.

24. Kentang

Kentang mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, lysine, zat besi, atropine, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin C, enzim catecholase, dan potasium. Kentang bermanfaat sebagai penawar racun alami, menghalangi endapan kolesterol di dalam lapisan saluran darah, pembentukan zat besi dalam darah, dan meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Selain itu, kandungan vitamin C pada kentang sangat cocok untuk perawatan kulit, seperti wajah berminyak dan berjerawat.

25. Ubi Kayu/Ketela Pohon/Singkong

Ubi kayu atau yang dikenal dengan nama latin Manihot esculenta terkenal sebagai sumber utama karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran. Ubi kayu mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B1, Vitamin C, vitamin A, kalsium, fosfor, tanin, enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat.

Manfaat ubi kayu selain sebagai sumber energi utama juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati macam penyakit demam, diare, luka bernanah, dan juga untuk perawatan kecantikan yaitu menghilangkan noda hitam bekas jerawat.

26. Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh merupakan tanaman dengan rasa asam yang sering digunakan untuk tambahan bumbu pada sayuran. Tanaman ini mengandung tanin, kalsium oksalat, asam format, saponin, peroksidase, protein, serat, fosfor, zat besi, tiamin, niacin, dan vitamin C. Belimbing wuluh dimanfaatkan untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), mengatasi batuk, rematik, sakit gigi, batuk rejan, diabetes, serta untuk perawatan untuk kulit berminyak dan berjerawat. Kandungan vitamin C-nya yang tinggi berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit agar terlihat bercahaya, mengurangi kadar minyak, dan dapat menghilangkan noda bekas jerawat.

27. Tomat

Vitamin C, vitamin A, likopen, tiamin, niasin, vitamin B6, magnesium, fosfor, dan tembaga, protein, lemak, karbohidrat, dan serat.

28. Mentimun

Mentimun yang dikenal dengan nama latin Cucumis sativus L adalah sayuran yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Mentimun telah banyak digunakan dalam berbagai produk kosmetik seperti penyegar dan pembersih, hal ini karena mentimun mengandung vitamin A, B, C, dan serta mineral seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika sehingga mentimun banyak dimanfaatkan dalam perawatan kulit.

Mentimun mengandung kadar air yang tinggi sehingga memiliki sifat diuretik, efek pendingin, dan pembersih yang bermanfaat bagi kulit. Selain itu kandungan vitamin A, B, C, dan serta mineral seperti magnesium, kalium, mangan, dan silika, membuat mentimun menjadi bagian penting dalam perawatan kulit.

Mentimun bermanfaat untuk mengencangkan kulit, dapat mengurangi pembengkakan di sekitar mata karena kandungan asam askorbat dan asam caffeic-nya. Selain itu mentimun juga dapat mengurangi minyak pada kulit wajah, perawatan wajah berjerawat, dan menghilangkan noda-noda hitam bekas jerawat.

29. Daun Pepaya

Pepaya atau yang lebih dikenal dengan nama Carica papaya L adalah tumbuhan yang banyak ditemukan di Indonesia. Selain buahnya, daun pepaya juga banyak dimanfaatkan untuk kesehatan dan kecantikan. Pada daun pepaya muda diketahui mengandung zat alkaloid seperti karpain yang memberikan rasa pahit dan berbegai enzim seperti enzim papain sebanyak 10%, lisozim sebanyak 20%, dan khimoprotein sebanyak 45%.

Daun pepaya dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, mengontrol tekanan darah, penurun demam, dan untuk perawatan kecantikan wajah yaitu membunuh mikroba penyebab jerawat, membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada kulit dengan reaksi enzimatiknya, dan untuk menghilangkan noda bekas jerawat.

30. Lidah Buaya

Lidah buaya atau yang dikenal dengan nama latin Aloe barbadensis atau Aloe vera adalah tumbuhan yang telah dikenal sejak ribuan tahun silam. Lidah buaya banyak mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin A, vitamin C, thiamin, riboflavin, niasin, kalsium, besi, 8-dihidroxianthraquinone (aloe emoedin), dan glikosida (aloins).

Sejak lama, lidah buaya banyak digunakan untuk penyubur rambut, perawatan kulit, dan penyembuh luka. Kemajuan di bidang industri kosmetik dan farmasi banyak memanfaatkan lidah buaya sebagai makanan, minuman, dan perawatan kecantikan wanita.

Lidah buaya mengandung vitamin E yang berperan sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Dalam perawatan kulit wajah, lidah buaya dipercaya dapat melembapkan kulit, mengurangi peradangan, detoksifikasi kulit, mengurangi perbaikan, peremajaan kulit, menghilangkan jerawat, dan digunakan untuk menghilangkan bekas luka dan noda bekas jerawat.

31. Putih Telur

Putih telur merupakan sumber protein alami, fosfor, kalsium, seng, potasium, vitamin B2, dan vitamin B3. Putih telur menjadi solusi untuk masalah kulit kering, kulit berminyak, dan kulit berjerawat. Kandungan vitamin B2 digunakan sebagai obat pereda stres alami karena stres adalah salah satu faktor yang memicu produksi minyak dan penyebab jerawat. Vitamin B3 pada putih telur digunakan untuk meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

Kandungan sengnya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh, menyembuhkan luka, dan membantu mengatur kadar hormon. Selain itu, putih telur dimanfaatkan secara intensif untuk mengencangkan dan menghaluskan kulit wajah, menghilangkan flek hitam, melembapkan kulit, mengecilkan pori-pori kulit, dan mencerahkan wajah.

Source: 500 Rahasia Cantik Alami Bebas Jerawat

Tinggalkan Balasan