9 Tips Memilih Bisnis yang Tepat Sesuai Cita-citamu

Memilih bisnis apa yang akan dijalankan kadang tidak semudah yang dibayangkan, terutama bagi mereka yang memiliki puluhan ide di kepala. Meski begitu, kita tetap perlu memilih ide bisnis yang paling tepat bagi kita dan juga membawa manfaat bagi banyak orang. Sebaiknya, memilih ide bisnis tidak berdasarkan tren. Kalaupun ikut berbisnis produk yang sedang booming saat ini, pastikan kita punya rencana cadangan kalau ternyata dugaan kita meleset.

Bagaimana memilih bisnis yang tepat?

1. Pilihlah yang kita suka

Salah satu penentu keberhasilan dalam bisnis, bahkan dalam bidang apa pun dalam kehidupan, adalah mengerjakan sesuatu yang kita suka. Apa yang kita suka biasanya akan kita kerjakan dengan antusias, tak kenal lelah, juga pastinya dengan sepenuh hati.

2. Pilih sesuai impian kita

Apa yang kita suka biasanya juga terkait dengan impian kita. Orang yang bermimpi menjadi penyanyi profesional akan suka segala hal yang berhubungan dengan dunia nyanyi, bahkan lebih luas lagi dunia musik. Orang yang membangun bisnis, sekaligus mewujudkan impiannya, adalah orang yang paling berbahagia. Mereka tidak akan pernah merasa lelah dan bosan.

3. Sesuaikan dengan prioritas hidup kita

Mungkin kita suka traveling dan punya ide bisnis yang menuntut kita selalu traveling, namun bila kita memiliki keluarga atau anak kecil yang menjadi prioritas kita saat ini, mungkin kita harus mempertimbangkan jenis bisnis lain.

4. Bangun bisnis di bidang yang kita tahu dan terbukti dapat kita kerjakan

Jika kita memiliki latar belakang sebagai wartawan dan tidak terlalu suka memelihara hewan,tentu sulit bagi kita membangun bisnis perawatan atau penitipan hewan peliharaan. Itu sebabnya, pilih bisnis yang kita tahu dan miliki kemampuan untuk mengerjakannya.

5. Pertimbangkan keuangan kita

Kita perlu realistis dan mempertimbangkan ketersediaan modal yang kita miliki. Jadi, pilihkan bisnis yang sesuai dengan kemampuan keuangan kita. Kalau kita memaksakan diri untuk membangun bisnis dengan modal tak terjangkau, tentu akan membawa kita pada kesulitan yang lebih besar, kecuali kita bisa mendapatkan investor yang mau menanamkan modal pada bisnis tersebut.

6. Pilihlah industri yang sedang berkembang

Jangan memilih industri yang sudah ketinggalan zaman hanya karena melihat sedikit sekali kompetitor yang bergerak di industri itu. Mereka mungkin memiliki alasan tertentu hingga bertahan di bisnis tersebut. Selain itu, bisa jadi perusahaan itu hanya anak perusahaan dari perusahaan raksasa di bidang yang berbeda. Daripada mempertaruhkan modal kita yang tak seberapa di bidang yang sudah pasti tidak terlalu menguntungkan lebih baik memilih bisnis lain yang lebih menjanjikan.

7. Cari bisnis dengan banyak pesaing

Ada ungkapan mengatakan, kekuatan kita ditentukan oleh siapa lawan kita. Dalam hal ini, kita bukan hendak pamer kekuatan. Sama seperti di mana ada banyak burung terbang, di situ ada banyak ikan. Adanya pesaing menandakan adanya peluang bisnis yang besar.

8. Sediakan produk atau layanan yang banyak permintaan, tapi sedikit yang mampu menyediakannya

Kita bisa melakukan riset kecil-kecilan dalam komunitas tertentu atau melihat kebutuhan/keinginan kita sendiri yang sulit dipenuhi pasar. Bisnis yang menawarkan produk unik akan menjamin kedudukan kita di pasar dengan menganggap tidak ada pesaing lain yang masuk. Namun, pastikan terlebih dahulu dahulu bahwa ada banyak calon pelanggan yang membutuhkan produk/layanan unik itu. Contoh, seorang ibu memiliki anak penyandang autis. Ia kesulitan mendapatkan jajanan anak yang enak dan tidak mengandung gula. Akhirnya, ia membuat sendiri. Lalu ketika ia mencoba menawarkannya pada komunitas orang tua dengan anak yang menyandang autis, ternyata ia mendapatkannya banyak pesanan. Masih banyak bisnis yang bisa kita temukan dari pengalaman seperti yang dialami ibu ini.

9. Franchise

Bisnis franchise sering kali membutuhkan modal yang jauh lebih besar ketimbang memulai bisnis dari nol. Singkatnya, membeli franchise berarti membeli bisnis yang sudah jadi. Kita tidak perlu merangkak dari nol karena kita tinggal melanjutkan brand yang sudah dibangun dengan stabil dan sudah memiliki customer tersendiri. Selain itu, franchiser kita juga akan menyediakan kegiatan promosi dan pemasaran untuk membangun ikatan dengan pelanggan. Hasil dari pemasaran ini tentu akan dinikmati oleh seluruh cabang franchise. Kalau kita punya modal dan tidak mau repot mengurus segala hal dari awal, bisnis franchise menjadi pilihan tepat.

Dapatkah kita membayangkan bagaimana bisnis impian kita?

  • Apa saja yang akan kita kerjakan sehari-hari?
  • Apakah kita mengenal seseorang atau sekelompok orang yang sudah menjalani bisnis ini?
  • Bertanyalah pada mereka mengenai pengalaman yang sudah mereka lalui.
  • Amatilah bagaimana kehidupan mereka.
  • Apakah kita benar-benar yakin akan menjalani kehidupan seperti itu juga?
  • Jika kita menginginkan sesuatu yang berbeda, coba tuliskan apa saja yang kita inginkan.

Sumber: segera resign dan mulai bisnis

Tinggalkan Balasan