6 Alasan Anda Lebih Baik Berjualan Secara Online

“Anda sebaiknya belajar dari pesaing Anda, tapi jangan pernah meniru. Jika Anda meniru, Anda mati.” – Jack Ma, Executive Chairman Alibaba Group –

Jika berbelanja online semudah mengeklik mouse komputer, bagaimana dengan berjualan online? Yang jelas, jadi penjual di dunia maya tidak serumit penjual di dunia sungguhan. Di bab sebelumnya, sudah dipaparkan betapa banyak kemu­dahan yang ditawarkan dengan berjualan online. Tapi, mengapa masih sedikit pebisnis lokal kita yang berani bergabung dengan pasar online?

Ada banyak alasan kenapa masih banyak orang enggan menjadi penjual online. Berikut adalah beberapa alasan yang paling sering dikemukakan.

1. Online Hanya Untuk Korporat Besar

Istilah-istilah asing yang digunakan di dunia bisnis online sering membuat kalangan UKM minder lebih dulu. Sebut saja istilah, seperti e-commerce, e-pay­ment, online banking, mobile banking, dan sejenisnya. Bagi pelaku UKM di daerah, istilah-istilah tadi menimbulkan kesan bahwa bisnis online hanya dikuasai perusa­haan kelas korporat atau perusahaan asing.

FAKTANYA:

Siapa saja bisa berjualan di Internet tanpa kenal siapa pemodalnya, seberapa besar skala usahanya, apa produknya, dan di mana lokasinya.

2. Online Itu Sulit

Ketika mendengar kata ‘online’, banyak yang berpikir bahwa hal itu berhubungan dengan sesuatu yang bersifat teknis, terhubung dengan komputer, dan perangkat canggih lain. Selain itu, ada yang beranggapan bahwa online memerlukan ilmu khusus untuk mengoperasikannya, bahkan perlu kursus atau kuliah dulu. Wow, itu anggapan yang sangat berlebihan.

FAKTANYA:

Untuk bisa online saat ini nyaris tidak dibutuhkan kemampuan teknis sama sekali. Mulai dari anak-anak sampai usia lanjut bisa dengan mudah ter­koneksi ke Internet. Apalagi sekadar bergabung dengan komunitas online, semudah mengetikkan nama kita di komputer, hanya diperlukan email sebagai identitas utama.

3. Online Itu Mahal

Akibat adanya anggapan bahwa online hanya mainan perusahaan besar dan butuh kemampuan teknis maka masih banyak orang yang mengira untuk bisa online butuh biaya besar. Mereka membayangkan harus membeli gadget canggih, langganan Internet, dan membayar teknisi yang mahal agar bisa membangun bisnis online.

FAKTANYA:

Anggapan yang amat sangat meleset dari fakta yang ada. Ponsel pintar atau tablet PC, bahkan laptop, kini bisa dimiliki dengan bujet di bawah Rp4 juta. Biaya berlangganan Internet pun sangat terjangkau. Dengan biaya antara Rp100 ribu-200 ribu per bulan sudah dapat terkoneksi Internet dengan baik. Anggaran itu jauh lebih murah dibandingkan dengan menyewa lapak di pasar atau mal di dunia nyata, ‘kan? Pertimbangkan juga biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar penjaga toko, kebersihan, keamanan, dan sejenisnya.

4. Online Itu Rawan Penipuan

Sering terdengar berita tentang transaksi bodong alias transaksi yang berujung pada penipuan. Berbagai kisah tentang kasus penipuan di dunia maya sering membuat orang waswas melakukan bisnis online. Kalimat ekspresi kekhawatiran, seperti “Takutnya barang sudah dikirim, tapi bayaran tidak kunjung datang”, “Saya khawatir uang sudah ditransfer, tapi pesanan tidak dikirim”, atau “Saat dikirim, pe­sanan yang datang tidak sesuai dengan gambarnya”, terdengar wajar bagi mereka yang belum pernah mencoba berjualan atau berbelanja online. Pada kenyataan­nya, banyak pula kisah yang menyatakan bahwa bisnis online cukup kredibel dan bisa dipercaya.

FAKTANYA:

Penipuan di dunia maya dialami oleh mereka yang berbisnis secara sembro­no, tidak serius, dan tidak memahami aturan. Ada serangkaian aturan main di pasar online yang ditetapkan oleh penyedia layanan pasar online sehingga penjual dan pembeli bisa terhindar dari penipuan. Penyedia pasar online sudah pasti berusaha agar tidak ada penipuan yang terjadi pada layanan yang disediakannya atau mereka akan ditinggal para penjual dan pembeli.

6. Pasar Online yang Memudahkan

Dari tiga jenis e-commerce yang sudah dipaparkan di bab sebelumnya, jelas bahwa e-commerce jenis marketplace online alias pasar online adalah yang paling aman dan praktis bagi penjual dan pembeli. Penyedia fasilitas pasar online sedari awal sudah memikirkan dan merancang suatu sistem yang membuat penjual merasa nyaman.

Source: 10 Tips & Trik Jualan Online ala BukaLapak

Tinggalkan Balasan