10 Tips Instagramer Menghasilkan Pendapatan Ratusan Juta Rupiah Setiap Bulannya

Bagikan Artikel ini:

Tidak hobi atau tidak punya kemampuan menulis? Lebih suka mengabadikan momen tertentu dengan foto? Tapi juga belum menjadi fotografer profesional? Tenang, sejak Instagram muncul, para pehobi foto amatiran, atau bahkan penggila selfie, bisa meraup penghasilan. Platform media sosial berbasis foto dan video ini memang menjadi andalan para penyuka fotografi. Ada pepatah yang berbunyi, “Satu gambar bermakna sejuta kata”. Di sinilah letak kekuatan Instagram, mampu menyampaikan pesan melalui gambar, tanpa harus banyak menuliskan kata.

Sama seperti bloger, seorang instagramer, demikian julukan bagi pemilik akun Instagram yang aktif, bisa mendapatkan penghasilan ekstra. Mulai dari fotonya dibeli dalam harga fantastis oleh perusahaan, sampai menjadi endorser. Bedanya, para instagramer tak perlu menulis artikel, tapi cukup dengan mengunggah foto atau sesekali video ke Instagram. Tertarik?

Bagaimana Memulainya?

1. Pastikan suka memotret

Betul, akun Instagram tidak hanya terbatas pada foto, bisa juga diisi dengan video. Tapi foto masih jadi basis utama konten Instagram. Kelebihan Instagram dari media sosial lain, platform ini didukung dengan fitur untuk mengedit foto, sehingga seorang pehobi foto amatir sekalipun bisa menampilkan foto terbaiknya. Tak perlu kamera mahal, cukup dengan kamera ponsel, kamu sudah bisa menjadi seorang fotografer di Instagram. Jika kamu suka mengabadikan momen-momen tertentu dengan kamera, maka kamu sudah layak membuat akun Instagram.

2. Profil yang unik

Unik di sini berarti menarik, sangat personal, tidak pasaran. Buatlah foto profil dan deskripsikan dirimu secara lengkap, singkat, dan membuat orang yang membacanya akan selalu mengingatmu. Memakai username dengan nama asli bisa dicoba, sebab namamu kelak akan menjadi brand atau trade merek tersendiri bagi konten Instagram-mu.

3. Tentukan tema

Sama seperti blog, konten Instagram harus punya tema khusus. Pehobi jalan-jalan biasanya suka mengabadikan perjalanannya dalam foto, maka dia bisa menjadi traveler instagramer. Sementara pehobi kuliner bisa menjadi food instagramer.

4. Kuasai aplikasi pendukung

Instagramer canggih adalah mereka yang sukses mengedit foto biasa saja menjadi luar biasa. Kemampuan untuk mengoperasikan berbagai aplikasi pengedit foto menjadi syarat mutlak apabila kamu ingin menjadi seorang instagramer sukses.

Ada beberapa aplikasi edit foto untuk Instagram yang bisa kamu pelajari:

  • Layout

Aplikasi ini membantumu membuat kolase foto. Kamu bisa menambahkan efek tambahan seperti mirror, yang membalik foto dari kanan ke kiri atau atas ke bawah, dan sebaliknya. Layout sangat pas bagi kamu yang suka memotret makanan, pakaian, atau mainan.

  • VSCOCam

Ingin memberi filter yang membuat fotomu terkesan lebih profesional? VSCOCam lah jawabannya. Foto yang hanya diambil dengan kamera ponsel biasa dapat tampil memukau seolah hasil jepretan fotografer profesional berkat aplikasi ini.

  • Snapseed

Menghilangkan objek yang mengganggu pada foto, mempertajam fokus, inilah guna Snapseed. Snapseed bisa dipadukan dengan filter VSCOCam, juga sebaliknya. Sehingga hasil fotomu di Instagram bisa tampil lebih keren.

5. Hasilkan fotomu

Karena konten utama Instagram adalah foto, maka hasilkan fotomu sebanyak mungkin. Dari sekian banyak foto, bisa jadi hanya beberapa yang menarik perhatian orang. Jangan pernah putus asa, sebab memotret sebanyak dan sesering mungkin merupakan bagian dari proses belajar.

6. Caption menarik

Jangan pernah remehkan caption, yaitu teks pendek yang memberi keterangan foto. Walaupun pendek, caption harus informatif, menarik, dan sesuai dengan hasil jepretan kamera.

7. Promosi

Semua foto yang diunggah di akun Instagram-mu bisa menjadi resume, sekaligus portofoliomu. Promosikan, sebarkan akun Instagram-mu ke sebanyak mungkin orang. Integrasikan ke berbagai platform media sosial, Twitter, Facebook, Path, Pinterest, LinkedIn, blog, dan banyak lagi.

8. Belajar dari instagramer sukses

Follow-lah sejumlah akun Instagram inspiratif. Dari mereka kamu bisa belajar bagaimana menampilkan karyanya sedemikian rupa sehingga punya begitu banyak follower, dan bisa meraup penghasilan fantastis dengan menjadi instagramer.

9. Ikuti kontes

Banyak brand yang menggelar kontes bagi para instagramer. Ini semacam lomba foto, demi mendapatkan foto terbaik yang paling mewakili produk atau program mereka. Mengikuti kontes seperti ini membuatmu memahami jenis foto seperti apa yang dibutuhkan oleh industri tertentu.

10. Tips Kerja instagramer

  • Apalah artinya mengunggah foto-foto bagus kalau kamu tak punya follower? Tenang, follower akan membanjir seiring dengan kian banyaknya foto yang kamu unggah. Apalagi jika foto-foto itu menarik. Ingat, jumlah follower merupakan bukti nyata ke calon klien bahwa karya-karyamu sangat berpengaruh. Dengan begitu, mereka akan semakin berminat membeli karyamu atau mengajakmu bekerja sama lebih jauh. Sebelum melangkah lebih jauh, pastikan bahwa kamu punya minimal 5000 follower. Semua follower itu harus asli, benar-benar didapat secara alami, bukan dari membeli.
  • Kreatiflah, demi menghasilkan foto dan editan yang membuat orang terpesona. Makin kreatif hasil foto dan editan fotomu, makin orang tergila-gila padamu.
  • Gunakan tagar alias hashtag yang sesuai, tapi tidak terlalu berlebihan juga. Maksimal gunakan 3 tagar saja sekali posting. Tagar membuat orang mudah mencari fotomu.
  • Jika bloger menjual tulisan, maka instagramer menjual foto. Ya, banyak foto-foto menarik di Instagram yang dihargai mahal oleh perusahaan, agensi, atau media massa. Karena foto itu dinilai sangat unik, menarik, atau sesuai dengan produk/jasa mereka.
  • Sudah ada aplikasi yang memungkinkan seorang instagramer menjual fotonya secara online. Dengan mengaktifkan aplikasi ini, follower langsung bisa membeli fotomu. Jangan lupa untuk menautkan semua fotomu ke link toko online, sehingga begitu diklik akan terhubung ke sana.

Ada beberapa cara untuk menjual karyamu

  • Melalui web twenty20.com di mana kamu bisa menjual foto-foto karyamu di web mereka. Bahkan mereka melayani jasa mencetak foto dan mengirimkannya ke pembeli. Kamu bisa mendapatkan profit 20% dari harga yang ditentukan.
  • Buat toko online sendiri dengan menggunakan web personalmu. Dengan cara ini kamu dapat lebih leluasa menentukan harga. Tapi kamu harus meluangkan waktu untuk pengiriman atau pencetakan.
  • Memanfaatkan beberapa tools yang tersedia di Instagram, sehingga dapat mendirikan toko online sendiri di akunmu.
  • Jangan ragu untuk menawarkan kerja sama dengan perusahaan, organisasi, atau agensi yang terkait dengan tema fotomu. Jelas­kan bagaimana akun Instagram milikmu dapat meningkatkan pengaruh ke brand mereka. Perlihatkan angka-angka detail seperti jumlah follower, seberapa sering update, serta jumlah like dan komentar positif atas karyamu.
  • Menjadi fotografer di Instagram bukan berarti mewajibkanmu memakai kamera ponsel saja. Jika kamu memang punya anggaran membeli kamera yang lebih bagus, cobalah belajar memotret dengan itu. Transfer hasil fotomu ke Instagram dan manfaatkan aplikasi editing-nya. Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan hasil foto yang jauh lebih ciamik.
  • Ada banyak layanan online yang bisa menghubungkanmu ke perusahaan-perusahaan yang berpotensi membutuhkan instagramer, seperti:http://www.quglu.com dan http://www.populerpays.com.
  • Masih sulit mendapatkan klien kelas kakap yang mau menghargai karyamu? Tenang, ada trik lain yang bisa mendongkrak portofoliomu. Jadilah brand ambassadors tak berbayar. Ini banyak dilakukan instagramer untuk menaikkan reputasi mereka. Banyak produsen yang bersedia mengirimkan produknya untuk difoto dan di-publish di Instagram secara cuma-cuma. Kamu dapat memiliki atau menikmatinya, tanpa harus mengembalikannya. Memang tak dibayar, tapi kamu bisa mendapatkan barang secara gratis, itu saja sudah cukup lumayan. Apalagi jika berasal dari brand terkenal. Coba tawarkan bentuk kerja sama seperti ini ke sejumlah vendor.
  • Walau ini jenis pekerjaan online dan bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, tetaplah bekerja berdasarkan kontrak. Semua detail kerja sama disepakati di atas kontrak, termasuk pembayaran, hak cipta, masa kerja, kompensasi, dan banyak lagi. Dengan begitu, bisa menghindari masalah di kemudian hari.

Bagaimana Pendapatannya?

Semua sangat tergantung pada kualitas foto, kreativitas, serta bidang indsutri terkait. Seorang instagramer yang dianggap punya pengaruh besar, bisa berpendapatan selangit. Danielle Bernstein, fashion instagramer pemilik akun @weworewhat dengan follower jutaan orang, bisa mendapatkan 5000 hingga 15.000 dolar untuk sekali posting-an Instagram-nya.

Untuk instagramer pemula namun memiliki kualitas konten cukup oke, bisa dihargai 5 sampai 10 dolar per follower per posting-an. Sementara ada juga brand yang berani menghargai 100 dolar per 100 follower dan masih memberi bayaram ekstra beserta merchandise. Menurut Thomas Rankin, CEO Dash Hudson, menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan dari berbagai industri biasa menganggarkan 1 sampai 1,5 miliar dolar per tahun untuk menjadi sponsor konten berplatform Instagram. Cukup menantang, bukan?

Kisah Sukses Daniel Arnold Sehari Saja di Instagram MENGANTONGI 15.000 dolar!

Pria asal Milwaukee ini bersenjatakan iPhone, Contax G2, dan Yashica T5 dalam memburu momen-momen keren. Sehari-hari, Daniel Arnold mengabadikan ritme keseharian kehidupan jalanan New York. Suatu hari, dia dalam kondisi “melarat”, dengan hanya 40 dolar di rekening bank. Daniel menjual beberapa fotonya dalam bentuk cetak ke follower Instagram-nya. Dia memasang tarif 150 dolar per foto. Dalam sehari, Daniel mendapatkan 15.000 dolar AS. Bahkan ada yang berani membayar 1000 dolar AS untuk satu foto.

Gebrakan pertama Daniel di Instagram terjadi pada 2012, ketika dia mem-posting foto topless yang akhirnya disensor Instagram. Namanya langsung kondang karena kontroversial. Padahal follower Daniel saat itu hanya 1500 saja. Tindakan sensor oleh Instagram justru membuat netizen media sosial bersimpati padanya. Tagar #freedanielarnold pun beredar di seantero media sosial.

Di akun Instagram @arnold_daniel ada lebih dari 2000-an posting-an foto, yang diikuti oleh lebih dari 120.000 follower. Foto-foto Daniel dianggap sangat mewakili wajah keseharian warga jalanan New York. Hasil jepretan pria 35 tahun ini dibeli oleh media-media ternama. Majalah The New Yorker menobatkan akun Instagram Daniel sebagai “Instagram Account for A Week”. Majalah Vogue juga melibatkan Daniel dalam proyek pemotretannya. Selain sekadar menjual foto-fotonya, Daniel juga memamerkan karya-karyanya di galeri ternama. Salah satu pameran terbesarnya di San Fransisco bertajuk “Six Days in San Fransisco”.

Source: 60 Cara Online Menghasilkan Uang Saat Weekend

Bagikan Artikel ini:

Tinggalkan Balasan